UNTUK INDONESIA
Mayat Remaja Dalam Karung Gegerkan Warga Tegal
Penemuan mayat dalam karung gegerkan warga Tegal, kuat dugaan mayat tersebut adalah korban pembunuhan.
Puluhan warga mendatangi lokasi penemuan mayat dalam karung yang ditemukan di bekas bengkel las di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat 9 Agustus 2019. (Foto: Tagar/Farid Firdaus)

Tegal - Warga Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah digegerkan dengan penemuan mayat yang diduga kuat adalah korban pembunuhan, Jumat 9 Agustus 2019. Mayat berjenis kelamin perempuan itu ditemukan di dalam karung.

‎Lokasi penemuan mayat adalah bekas bengkel las di samping rumah yang sudah ditinggalkan kosong oleh pemiliknya di RT 15 RW 02. Mayat pertama kali ditemukan oleh ayah pemilik rumah, Mahful, sekitar pukul 10.25 WIB.

"Dia pas lagi ngecek-ngecek, lihat ada karung teronggok. Saat dibuka ternyata manusia," kata Ketua RW 02 Desa Cempaka, Muslih, 56 tahun, Jumat 9 Agustus 2019.

Muslih mengaku tak mengetahui persis bagaimana kondisi mayat saat ditemukan. Termasuk jenis kelamin dan identitas‎ mayat. "Kepolisian yang lebih tahu," ujarnya.

Kapolsek Jatinegara Iptu Basyri mengungkapkan, penyelidikan terhadap mayat yang diduga korban pembunuhan itu masih dilakukan.

"Mayat berada di dalam karung. Kondisinya sudah menjadi tengkorak. Tim inafis Polres Tegal sudah melakukan penanganan," kata Basyri, Jumat 9 Agustus 2019.

Berdasarkan keterangan orangtuanya. ‎Korban diduga kuat adalah Nurkhikmah, 16 tahun, warga Desa Cerih, Kecamata Jatinegara. Korban sudah tidak pulang ke rumahnya sejak sekitar enam bulan yang lalu.

"Dari ciri-ciri mayat orang tua sudah mengakui itu putrinya. Untuk pelaku masih dalam penyelidikan," imbuh Kapolsek.

Perangkat Desa Cerih, Isyai, 56 tahun, mengatakan, rumah lokasi penemuan mayat sudah dibiarkan kosong selama sekitar setahun oleh pemiliknya.

"Pemiliknya sudah pindah ke Cilacap sama suaminya. Bengkel lasnya juga sudah kosong. Tidak ada aktivitas lagi. Orangtuanya yang biasanya ngecek," ujarnya, Jumat 9 Agustus 2019. []

Berita terkait
0
Alasan Driver Ojol Aksi Mogok Makan di Yogyakarta
Sejumlah driver ojek online (ojol) dari Go Car dan Grab Car menggelar aksi mogok makan sejak Selasa, 22 Oktober 2019.