Masalah-masalah Ruwet dan Kinerja Merosot BPJS Kesehatan

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menjadi sorotan karena kinerja yang terus merosot, ditandai dengan defisit tanpa jalan keluar.
Keruwetan BPJS Kesehatan. (Infografis: Tagar/Bagus Cahyo Kusumo)

Ketua Advokasi Badan Penyelenggara Jaminan (BPJS) Watch, Timboel Siregar, menilai dana kapitasi yang diberikan BPJS Kesehatan bisa menjadi ladang korupsi. Dana kapitasi adalah besaran pembayaran per bulan yang dibayar di muka oleh BPJSK kepada semua fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti puskesmas, klinik pratama, dan dokter praktik perorangan. Besaran dana yang ditransfer tiap bulan ini berdasarkan jumlah peserta yang terdaftar di FKTP tersebut. Selain itu, BPJS Kesehatan juga terus dibayang-bayangi defisit yang seperti tanpa jalan keluar.


Infografis: Keruwetan BPJS KesehatanKeruwetan BPJS Kesehatan. (Infografis: Tagar/Bagus Cahyo Kusumo)


Lihat Infografis lain:

Berita terkait
Timboel Siregar: Dana Kapitasi BPJS Kesehatan Ladang Korupsi
Ketua Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar menilai bahwa dana kapitasi yang diberikan oleh BPJS Kesehatan menjadi ladang korupsi.
Jokowi: Ada Isu Divaksin Hanya yang Memiliki Kartu BPJS, Ndak
Presiden Jokowi memastikan bahwa vaksin Covid-19 gratis. Dia menampik isu menyatakan yang divaksin harus memiliki kartu BPJS.
Keganjilan Subsidi Gaji Keluaran BPJS Ketenagakerjaan
Dinilai ganjil, subsidi gaji Rp 600 ribu bagi pekerja berpenghasilan di bawah Rp 5 juta dan terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Apa yang ganjil?
0
Empat Kali Berturut-turut! Pemprov DKI Pertahankan Opini WTP
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil mempertahankan Opini WTP dari BPK RI selama empat kali berturut-turut di tengah pandemi yang belum usai.