UNTUK INDONESIA
Marak Akun Palsu Jelang Pilkada Manggarai
Jelang Pilkada Kabupaten Manggarai, fenomena akun palsu di media sosial khususnya Facebook sangat meresahkan.
Libertus A. Ndaur saat melaporkan beberapa akun palsu ke Polres Manggarai, Kamis 10 September 2020. (Foto: Tagar/Albertus Pepi Kurniawan)

Ruteng - Menjelang pelaksanaan pilkada Manggarai 9 Desember mendatang, fenomena akun palsu di media sosial khususnya Facebook kian meresahkan masyarakat.

Beberapa grup Facebook tak luput dari isu yang dimainkan oleh beberapa akun palsu yang tidak diketahui pemiliknya. Baik isu sara, penghinaan, fitnah maupun pencemaran nama baik selalu disebar oleh beberapa akun palsu itu.

Banyak orang yang menjadi korban dari isu yang dimainkan oleh beberapa akun palsu tersebut, mulai dari kandidat calon kepala daerah, ASN sampai masyarakat.

Kita akan berkoordinasi dengan atasan (Polda NTT dan Mabes Polri) untuk menyelesaikan persoalan itu.

Salah satu ASN di Manggarai Libertus A. Ndaur kini mengaku sebagai korban fitnah dari akun palsu bernama Hery Gagal, Adrianus, Aleks P, dan Alvaro Jenarut. Ia dituduh sebagai pengguna atau pemilik dari salah satu akun palsu lainnya bernama Tan Tinus.

Tak terima dengan kejadian itu, akhirnya Libertus melaporkan beberapa akun palsu tersebut ke Polres Manggarai, Kamis 10 September 2020. Menurutnya postingan dari beberapa akun palsu tersebut sangat merugikan dirinya.

"Saya mengadukan beberapa akun Facebook yang telah melakukan pencemaran nama baik, sebab akun palsu itu menuduh saya pengguna atau pemilik satu akun palsu bernama Tan Tinus," ungkapnya kepada Tagar di Polres Manggarai, Kamis 10 September 2020.

Ia menjelaskan, kehadirannya di Polres Manggarai juga mau membuktikan bahwa apa yang dituduhkan oleh beberapa akun palsu itu tidak benar. Bahkan ia meminta kepada pengguna beberap akun palsu tersebut untuk melapornya ke Polres Manggarai apabila memiliki bukti.

Libertus juga berharap agar pihak kepolisian bisa menindaklanjuti laporan tersebut.

"Saya berharap pihak kepolisian bisa telusuri akun palsu tersebut, karena terus terang saya merasa dirugikan. Harapan saya, laporan seperti ini harus ditindaklanjuti. Karena kalau dibiarkan, kasihan masyarakatnya, banyak nanti yang jadi korban," tutupnya.

Kapolres Manggarai Siap Menangkap Pemilik Akun Palsu

Kapolres ManggaraiKapolres Manggarai AKBP Mas Anton Widyodigdo. (Foto: Tagar/Polres Manggarai)

Sata dikonfirmasi, Kapolres Manggarai AKBP Mas Anton Widyodigdo mengaku siap menindaklanjuti laporan tersebut. Namun hal itu kata dia sesuai dengan mekanisme yang ada.

"Ada anggota yang lidiki itu nanti," katanya kepada Tagar, Kamis 10 September 2020.

Namun ia mengaku, hingga kini polres Manggarai masih banyak menemukan kendala dalam menangani kasus akun palsu di media sosial Facebook, terlebih khusus dalam menelusuri pengguna dan pemilik akun palsu. Namun ia berjanji akan terus berupaya menyelesaikan persoalan itu.

"Kita akan berkoordinasi dengan atasan (Polda NTT dan Mabes Polri) untuk menyelesaikan persoalan itu. Karena kemampuan yang kita miliki terbatas sehingga agak sulit telusuri pemilik akun palsu. Tapi kami terus berupaya," katanya.

Ia juga mengaku, hingga kini masih belum bisa memastikan apakah akun palsu yang marak itu ada kaitannya dengan kandidat bakal calon kepala daerah Manggarai, karena belum ada bukti.

"Saya kira akun palsu ini juga kita susah memastikan apakah akun palsu ini milik kandidat siapa karena belum ada bukti," kata dia.

Menrutnya, keberadaan akun palsu di Manggarai kian memgkhwatirkan, karena itu bisa jadi sumber masalah di tengah masyarakat apalagi menjelang pelaksanaan pilkada.

"Kalau dapat nanti akan ditindak tegas. Penertibanlah, lebih bagus lagi akun palsu ditutup sama kominfo. Dalam menangani laporan kami juga akan menyampaikan kepada pelapor kendala yang dihadapi," tutupnya. []

Berita terkait
PA Ancam Polisikan Pembuat Akun Medsos Palsu Mualem
Mualem tidak memiliki dan mengelola akun medsos facebook dan lainnya, baik secara pribadi maupun dikelola pihak tertentu. Termasuk DPA Partai Aceh
Miliaran Akun Palsu dan Terorisme Dihapus Facebook
Sebanyak 2,2 miliar akun palsu pada kuartal pertama 2019, dan 26 juta konten terorisme dalam dua tahun terakhir dihapus oleh Facebook.
Facebook Hapus 3,2 Miliar Akun Palsu
Perusahaan jejaring sosial Facebook Inc menghapus 3,2 miliar akun palsu antara April hingga September 2019
0
Tiga Warga Purworejo Edarkan Pil Koplo di Kulon Progo
Polres Kulon Progo menangkap empat orang setelah mengedarkan pil koplo. Tiga di antaranya warga Purworejo, Jawa Tengah.