Makin Memburuk, PM Inggris Dirawat Intensif Corona

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson telah dipindahkan ke unit perawatan insentif setelah gejala virus corona Covid-19 semakin memburuk.
Menteri Luar Negeri Inggris, Boris Johnson. (Foto:The Ransom Note)

Jakarta - Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson telah dipindahkan ke unit perawatan intensif setelah gejala virus corona Covid-19 semakin memburuk. Seorang juru bicara mengatakan Johson menerima saran tim medisnya untuk dipindahkan ke perawatan insentif.

Seperti diberitakan dari BBC News, Selasa, 7 April 2020, Johnson telah meminta Menteri Luar Negeri, Dominic Raab untuk mewakilinya, kata juru bicara itu. Perdana Menteri Inggris berusia 55 tahun ini dirawat di rumah sakit di London dengan gejala persisten pada Minggu malam.

Baca Juga: Positif Corona, Ini Profil PM Inggris Boris Johnson

Senin sore, kondisi Perdana Menteri, Boris Johnson telah memburuk, dan atas saran tim medisnya, dipindah ke unit perawatan insentif.

Menurut Istana Buckingham, Ratu Elizabeth telah mendapat informasi tentang kesehatan Johnson, berdasarkan pernyataan nomor 10. Berdasarkan pernyataan nomor 10 disebutkan bahwa: "Perdana Menteri berada di bawah perawatan dokter di Rumah Sakit St Thomas di London, setelah dirawat dengan gejala virus corona yang persisten."

Covid-19Pasangan terlihat mengenakan masker di stasiun bawah tanah Hammersmith di London, Inggris, 24 Maret 2020. (Foto: REUTERS/Hannah McKay)

"Selama (Senin) sore hari, kondisi Perdana Menteri telah memburuk dan atas saran tim medisnya, dia telah dipindahkan ke unit perawatan insentif di rumah sakit."

Koresponden politik BBC, Chris Mason menyebutkan, Perdana Menteri Johnson diberikan oksigen pada Senin sore, sebelum dibawa ke perawatan insentif. Namun belum memakai ventilator. "PM menerima perawatan yang sangat baik, dan berterima kasih kepada semua staf NHS atas kerja keras dan dedikasi mereka," kata Mason.

Menteri Luar Negeri, Dominic Raab ada semangat tim yang sangat kuat di belakang Perdana Menteri Boris Johnson. Raab menyebutkan ia dan menteri-menteri yang lain memastikan akan menjalankan tugas yang telah dikoordinasikan oleh Johnson. "Itulah cara kami akan membawa seluruh negara melalui tantangan virus corona," tuturnya.

Warga Amerika semua berdoa untuk kesembuhan Boris Johnson.

Pimpinan Partai Buruh, Sir Keir Starmer menggambarkan sakitnya Perdana Menteri Boris Johnson sebagai "berita yang sangat menyedihkan." Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan warga Amerika semua berdoa untuk kesembuhannya.

Baca Juga: PM Inggris Boris Johnson Positif Terjangkit Covid-19

"Tuan Johnson sebagai teman saya yang sangat baik dan teman bagi bangsa kita yang kuat dan pantang menyerah," ucap Trump.

Seperti diketahui, awalnya Johnson dibawa ke rumah sakit untuk tes rutin setelah dinyatakan positif virus corona pada 10 hari yang lalu. Ia mengalami gejala suhu tubuh yang tinggi dan batuk. Pada Senin, ia masih sempat men-tweet bahwa ia dalam kondisi semangat yang baik.[]

Berita terkait
Positif Corona, Ini Profil PM Inggris Boris Johnson
Alexander Boris de Pfeffel Johnson, atau lebih dikenal sebagai Boris Johnson, adalah seorang Perdana Menteri Inggris yang menjabat sejak 2019.
PM Inggris Boris Johnson Positif Terjangkit Covid-19
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson telah menjalani tes dan hasilnya positif terjangkit virus corona Covid-19.
Boris Johnson, PM Inggris yang Akan Wujudkan Brexit
PM Inggris, Boris Johnson, hari ini berencana mengumumkan Inggris keluar dari Uni Eropa yang akan disiarkan pada pukul 22:00 GMT
0
Sempat Diterpa Badai Seroja, Mensos Targetkan Pemulihan NTT Juni 2021
Menteri Sosial Tri Rismaharini, menargetkan dana bantuan sosial untuk pemulihan NTT yang terkena Badai Seroja dapat disalurkan Juni ini.