Lokasi OTT KPK, RM Nelayan Ternyata Langganan Gubernur Sulsel

RM Nelayan yang berada di Jalan Ali Malaka disebut-sebut sebagai lokasi OTT, ternyata RM tersebut langanan Nurdin Abdullah
Rumah Makan Nelayan yang disebut sebagai salah satu lokasi OTT yang menyeret nama Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. (Foto: Tagar/Lodi)

Makassar - Rumah Makan (RM) Nelayan yang berada di Jalan Ali Malaka, Kecamatan Ujung pandang, Kota Makassar, Sulsel, disebut-sebut sebagai lokasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK terhadap lima orang hingga menyeret Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Belakangan diketahui, rumah makan ini ternyata salah satu warung favorit Nurdin Abdullah. Bahkan, mantan Bupati Bantaeng dua periode ini, telah langganan lama, sejak sebelum menjadi bupati.

Terakhir makan sebelum Imlek, satu hari sebelum Imlek. Sesudah itu, belum pernah lagi datang.

"Kalau pak Nurdin memang biasa ke sini. Jadi, langganan lama. Sebelum jadi Bupati malah, sudah sering makan disini," kata anak pemilik RM. Nelayan, Johan, 36 tahun saat ditemui di warungnya, Sabtu 27 Februari 2021.

Diakuinya, Nurdin Abdullah terakhir makan seafood di RM. Nelayan, sebelum perayaan Imlek atau beberapa minggu lalu.

Baca juga: Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Ditangkap KPK

"Terakhir makan sebelum Imlek, satu hari sebelum Imlek. Sesudah itu, belum pernah lagi datang,"tambahnya.

Jonan membantah jika KPK melakukan OTT orang dekat Gubernur Sulsel, di warung makannya itu. Menurut dia, RM Nelayan selama pandemi Covid-19 cepat tutup. Karena mengikuti imbauan pemerintah Makassar terkait pembatasan jam malam yakni pukul 22.00 WITA.

"Saya buka pukul 10.30 WITA dan tutup pukul 21.30 WITA. Maksimal jam 10 saya sudah tutup, jadi sejak pandemi cepat tutup. Saya juga kaget. Pagi-pagi ditelpon sama keluarga dan teman, bertanya soal adanya penangkapan itu. Tapi saya bilang, tidak ada. Soal penangkapan tidak," tegas Jonan.

Sebelumnya, KPK dikabarkan melakukan OTT terhadap lima orang, pada Jumat 26 Februari 2021 malam. Mereka ini masing-masing, AS, 64 tahun, seorang kontraktor, Nu, 36 tahun, sopir Agung, SB 48 tahun, Adc Gubernur Sulsel, ER, Sekdis PU Sulsel dan Ir, sopir ER.

Baca juga: Jubir Gubernur Sulsel Bantah Nurdin Abdullah Terjaring OTT

Dalam OTT ini, KPK menyita barang bukti berupa satu koper berisi uang senilai Rp 1 Miliar. Uang ini diamankan KPK di Rumah Makan Nelayan Jalan Ali Malaka, Ujung Pandang, Kota Makassar.

Buntut dari OTT tersebut, KPK RI juga langsung mengamankan Nurdin Abdullah di Rujab Gubernur Sulsel. Kemudian KPK menerbangkan mereka ke Kantor KPK di Jakarta, untuk dilakukan pemeriksaan. []

Berita terkait
Kerap Intimidasi Pemilik e-Warung, Kadis Sosial di Sumut Kena OTT
Kadis Sosial Serdang Bedagai, Sumut, terjaring OTT. Kerap mengintimidasi pemilik e-warung sebagai distributor program BPNT.
Uang Rp 30 Juta Disita dari Kadis Sosial Terjaring OTT di Sumut
Polres Serdang Bedagai menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 30 juta dari Kadis Sosial berinisial If yang terjaring operasi tangkap tangan.
Terjaring OTT, Kepala Dinas Sosial di Sumut Jadi Tersangka
Kadis Sosial Serdang Bedagai, Sumut, berinisial If ditetapkan sebagai tersangka setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan oleh kepolisian.
0
Mengenal Efek Samping Kebanyakan Minuman Berenergi
Mengenal efek samping minuman berenergi yang di dalamnya terdapat kafein dan lebih banyak gula serta bahan lainnya jika dikonsumsi terlalu banyak.