UNTUK INDONESIA
Libur Panjang Maulid Nabi, Panduan Aman ke Kafe Cegah Corona
Saat libur panjang Maulid Nabi Anda ingin pergi ke kafe, sebaiknya perhatikan panduan aman ini terlebih dahulu.
Ilustrasi kafe. (Foto: Pixabay)

Jakarta - Mobilitas masyarakat ke sejumlah tempat diperkirakan meningkat saat libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW pekan depan. Misalnya saja pergi ke kafe. Namun traveler tak perlu khawatir, bila mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona.

Sejumlah cara dapat dilakukan traveler bila berkunjung ke restoran atau kafe sehingga terhindar dari risiko terpapar. Berikut panduan aman ke kafe untuk mencegah penularan Covid-19:

Jaga jarak sudah menjadi budaya

Libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW yang diikuti cuti bersama akan berlangsung pada 28 Oktober hingga 1 November 2020. Saat itu, Anda ingin merasakan makan siang di kafe lantaran tidak tersedianya lauk pauk di rumah. Di momen itu juga jangan lupakan untuk menjaga jarak yang kini sudah menjadi budaya masyarakat dunia.

"Meskipun makanan yang disajikan bukanlah penyebab [risiko] terpapar, karena praktik [membuatnya] menerapkan prinsip kesehatan dan kebersihan terbaik kafe, tetapi jarak dengan orang lain harus menjadi perhatian,” kata COO HungerBox, Uttam Kumar, dikutip dari India Times, Selasa 20 Oktober 2020.

Kumar yang merupakan pendiri platform tentang solusi aman kafe di tengah pandemi menambahkan, virus corona menyebar melalui droplet sehingga sudah seharusnya jaga jarak minimal tiga sampai enam kaki diterapkan antar-individu.

Ilustrasi kafeIlustrasi kafe. (Foto: Pixabay)

Baca juga:

Hindari kontak

Sangat penting menghindari kontak langsung dengan benda apapun, terutama yang sering disentuh orang-orang. Meskipun titik yang kerap disentuh dibersihkan dan didisinfeksi secara teratur.

"Lebih baik menghindari untuk menyentuhnya, dan segera mencuci atau membersihkan tangan jika terjadi kontak, untuk mengurangi risiko terpapar," kata Kumar.

Kumar menegaskan, setelah menggunakan alat makan, seperti piring, sendok-garpu, serbet, botol saos, kecap, garam, atau tempat merica, diimbau tidak menyentuk bagian kulit tubuh lain. Kecuali, kata dia, sudah mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer.

Hindari menyentuh diri sendiri atau orang lain kecuali Anda telah membersihkannya dengan benar.

Ilustrasi kafeIlustrasi kafe. (Foto: Instagram/bale_foto)

Mematuhi aturan kafe

Tiap kafe biasanya memiliki aturan protokol kesehatan mencegah pandemi spesifik, di luar kebijakan yang telah diimbau pemerintah, seperti bagaimana proses mengantri dengan berdiri di belakang tanda. Tata cara untuk duduk diagonal juga dapat diterapkan satu sama lain untuk menurunkan risiko.

Dari beragam aturan di kafe, sangat disarankan tiap orang mengikuti dan mematuhinya demi kenyamanan dan keamanan bersama. 

Berita terkait
Tips Traveling, Metode Cegah Panik Saat Terbang Naik Pesawat
Salah satu pertanyaan besar traveler dari berbagai penjuru dunia adalah bagaimana mengakali panik saat traveling terbang naik pesawat.
Danau Cantik Salar de Uyuni di Bolivia dan Cara Menuju ke Sana
Salar de Uyuni dikenal sebagai danau garam sekaligus tempat hunian burung flaminggo di Bolivia. Bagaimana cara menuju ke sana?
516 Arouca, Jembatan Terpanjang di Dunia Bikin Jantung Mau Copot!
Melewati jembatan gantung terpanjang di dunia bernama 516 Arouca, maka siap-siap jantung berdetak kencang serasa mau copot.
0
Jokowi Ungkap Nilai Plus Jembatan Teluk Kendari di Sulteng
Jembatan Teluk Kendari yang telah tuntas pembangunannya di Kendari, Sulawesi Tenggara. Presiden Jokowi pun langsung mengungkap manfaatnya.