UNTUK INDONESIA

Kurdi Suriah Optimistis Joe Biden Lanjutkan Dukungan

Para pemimpin Kurdi Suriah katakan optimisme mereka mengenai berlanjutnya dukungan AS di bawah Joe Biden bagi pasukan mereka
Anggota Pasukan Demokratik Suriah (SDF) di provinsi Dereizor. (Foto: Dok/VOA).

Jakarta - Para pemimpin Kurdi Suriah mengatakan optimisme mereka mengenai berlanjutnya dukungan Amerika Serikat (AS) bagi pasukan mereka menyusul kemenangan mantan Wakil Presiden AS, Joe Biden, dalam pemilihan presiden AS 3 November 2020.

Pasukan Demokratik Suriah (SDF) pimpinan Kurdi merupakan mitra utama AS dalam perang melawan ISIS. Didukung oleh koalisi internasional pimpinan AS dalam melawan ISIS, SDF telah membebaskan sebagian besar wilayah yang pernah dikuasai militan ISIS di Suriah.

panglima sdfPanglima SDF, Jenderal Mazloum Abdi. (Foto: Dok/voaindonesia/Twitter).

Mazloum Abdi, Panglima SDF, menyampaikan ucapan selamat kepada presiden terpilih Biden dan wakil presiden terpilih Kamala Harris atas kemenangan mereka dalam pemilu.

“Kami mengharapkan kerja sama erat yang berlanjut dengan AS untuk melindungi apa yang sudah kami capai dalam perang melawan ISIS dan membangun masa depan yang lebih baik bagi warga Suriah,” katanya dalam cuitan hari Minggu.

Menyusul penarikan sebagian pasukan AS dari Suriah Timur Laut pada Oktober 2019 dan kemudian invasi Turki ke kawasan, ada kekhawatiran di kalangan komunitas Kurdi di Suriah bahwa AS akan meninggalkan mereka selama-lamanya.

Tetapi para pejabat Kurdi menyatakan mereka yakin Washington akan melanjutkan dukungannya bagi mereka karena AS dan pasukan Kurdi “memiliki tujuan bersama untuk mengalahkan terorisme di Suriah.”

“Dukungan AS bagi kami dalam perang melawan ISIS berlanjut sejak 2014,” kata Sinad Mohamad, perwakilan politik SDF di AS.

“Kemitraan kami dimulai di bawah pemerintahan mantan presiden Barack Obama, berlanjut di bawah Presiden Donald Trump dan akan berlanjut di bawah Biden,” katanya kepada VOA. “Apa yang ingin kami lihat dari pemerintahan baru AS.”

Mohamad mengatakan Kurdi tidak terwakili dalam perundingan perdamaian Suriah di Jenewa dan “itu sebabnya mengapa kami berharap pemerintahan Biden akan membawa lebih banyak dukungan politik bagi kami agar diikutkan dalam pembicaraan-pembicaraan yang akan menentukan masa depan kami dan Suriah secara keseluruhan.”

Para pakar menyatakan Kurdi Suriah optimistis mengenai pemerintahan baru AS karena semasa kampanyenya, Biden menyatakan dukungan bagi pasukan Kurdi di Suriah. (uh/ab)/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Turki Beli Rudal Patriot AS untuk Gempur Suriah
Pemerintahan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membeli rudal buatan Amerika Serikat (AS) untuk menggempur Suriah.
Bocah Kurdi yang Terluka Diterbangkan ke Prancis
Mohammed Hamid, bocah Kurdi Suriah yang terluka parah ketika terjadi serangan Turki menjalani perawatan medis dan akan diterbangkan ke Prancis
Trump Ancam Ekonomi Turki Jika Serang Kurdi di Suriah
Donald trump ancam hancurkan ekonomi Turki jika melakukan penyerangan militer kelompok Kurdi, di Suriah yang merupakan sekutu AS.
0
Kurdi Suriah Optimistis Joe Biden Lanjutkan Dukungan
Para pemimpin Kurdi Suriah katakan optimisme mereka mengenai berlanjutnya dukungan AS di bawah Joe Biden bagi pasukan mereka