Kuatkan Ekonomi, BI Sebut Digitalisasi Kunci Bangun UMKM

Bank Indonesia menilai digitalisasi menjadi kunci untuk mendorong UMKM lebih berkembang kedepannya.
Pelaku UMKM Kudus mendaftarkan diri dan mengumupulkan berkas persyaratan untuk mendapat bantuan modal BPUM dari pemerintah pusat. (Foto: Tagar/Nila Niswatul Chusna)

Jakarta - Bank Indonesia (BI) menilai digitalisasi menjadi kunci untuk mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lebih berkembang kedepannya. Dengan demikian, nantinya UMKM bisa menjadi salah satu kekuatan baru perekonomian nasional.

Perekonomian nasional tidak cukup hanya mengandalkan sektor manufaktur.

"Digitalisasi akan menjadi kunci untuk membangun UMKM, dan kita maju lagi ke arah yang lebih digital. Maka dari itu mari kita bangun UMKM sebagai kekuatan baru perekonomian nasional," kata Kepala Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia, Budi Hanoto dalam diskusi secara daring di Jakarta, Kamis, 19 November 2020, seperti dikutip dari Antara.

Kini, kata Budi, perekonomian nasional tidak cukup hanya mengandalkan sektor manufaktur. Untuk itu, UMKM perlu didorong dengan syarat yakni produktif, inovatif, dan resilient.

Selain itu, peningkatan literasi dan kapasitas UMKM juga menjadi nilai penting dalam membangung awareness. Menurutnya, kurikulum literasi dan kapasitas UMKM harus dibuat secara sistematis dan terstruktur.

Tak hanya itu, UMKM juga perlu diperkuat kerja samanya dengan bank, e-commerce, atau fintech. Ini untuk pembiayaan melalui edukasi, pendampingan, serta business matching.

Selain mendorong transformasi daring UMKM, kata dia, ekosistem pembayaran digital juga mendukung inklusivitas, program pemerintah, dan pemulihan ekonomi nasional.

Menurut data dari PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional (PTEN), tercatat terdapat 5,21 juta merchant yang terdaftar QRIS per November 2020. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3,39 juta merupakan pelaku usaha mikro, 1,03 juta pelaku usaha kecil, 481,160 pelaku usaha menengah, serta pelaku usaha besar sebanyak 283.291.

Sebelumnya, Gubernur BI, Perry Warjiyo menyatakan digitalisasi menjadi kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk ke depannya. Ini sesuai dengan gagasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait transformasi digital yang perlu didorong.

Selain itu, kata Perry, QRIS juga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan inklusi keuangan dan literasi keuangan. Ini lantaran poin utama untuk meningkatkan inklusi keuangan dengan adanya praktik secara langsung.

Perry juga mencatat, elektronifikasi transaksi mengalami peningkatan. Ini dilihat dengan adanya 542 pemerintah daerah (Pemda) yang melakukan elektronifikasi transaksi melalui QRIS baik di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. []

Berita terkait
Pradi Berpotensi Bawa UMKM Depok Lebih Maju dan Unggul
Pradi Supriatna sebagai Calon Wali Kota Depok berpotensi membawa pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Depok lebih maju dan unggul.
UMKM Dituntut Digitalisasi di Tengah Pandemi
Digitalisasi UMKM pada dasarnya adalah agenda besar pemerintah untuk melakukan pemulihan juga transformasi ekonomi digital.
Wacana Mega Holding BUMN UMKM Perlu Dikaji Ulang
Wacana merger melalui skema holding BUMN yang berfokus pada pembiayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) perlu dikaji lebih dalam lagi.
0
Mendagri: Belanja Pemerintah Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi
Mendagri mengatakan, belanja pemerintah baik pusat maupun daerah merupakan tulang punggung utama bagi pertumbuhan ekonomi nasional.