UNTUK INDONESIA
Kondisi Terkini Bayi Cantik Dalam Tas di Kudus
Bayi cantik dibuang dalam tas di Kudus menunjukkan perkembangan kesehatan yang baik. Bayi itu juga sudah punya orang tua asuh.
Istiqomah, ibu angkat bayi cantik yang ditemukan dalam tas di depan sebuah warung akan di Kudus. Kondisinya kesehatan bayi membaik dan memperlihatkan perkembangan fisik yang bagus. (Foto: Tagar/Nila Niswatul Chusna)

Kudus - Bayi perempuan yang diletakkan di dalam tas dan dibuang di teras warung makan di Jalan Lingkar Utara, Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu, Senin, 7 September 2020, menunjukkan perkembangan kesehatan yang baik. Bahkan bayi cantik itu telah memiliki orang tua asuh. 

Kepala UPT Puskesmas Kaliwungu Yuskal Yurizal mengungkapkan bayi mungil seberat 2,1 kilogram itu saat ini kondisinya jauh lebih baik dan menunjukkan perkembangan kesehatan dan fisik yang positif. Mulai dari kenaikan berat badan hingga peningkatan gerak anggota tubuh.

"Alhamdulillah, berat badannya sudah mengalami kenaikan walau tidak signifikan. Lalu rangsang susunya juga sekarang sudah kuat, gerakannya lincah dan menangisnya sudah bagus," tutur dia saat ditemui Tagar di Puskesmas Kaliwungu, Selasa, 8 September 2020.

Lebih lanjut, Yuskal membeberkan bayi cantik tersebut kemarin telah diambil sampel darahnya untuk menjalani tes hepatitis dan HIV. Dan hasil laboratorium memperlihatkan negatif semua.

Rangsang susunya juga sekarang sudah kuat, gerakannya lincah dan menangisnya sudah bagus.

Kendati begitu, bayi dengan tinggi badan 50 centimeter itu hingga kini masih dirawat di dalam inkubator. Mengingat berat badannya masih di bawah normal atau kurang dari 2,5 kilogram.

"Nanti kalau berat badannya sudah normal dan kondisinya baik, bayi ini bisa dibawa pulang dan dirawat di rumah," ujar dia.

Yuskal menambahkan bayi itu kini telah memiliki orang tua asuh. Pasangan yang beruntung mendapat kepercayaan mengasuh bayi tersebut adalah Istiqomah dan Achmad Halim, warga Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe.

"Istiqomah ini perawat di Puskesmas Kaliwungu, dia adalah orang pertama yang merawat bayi tersebut usai ditemukan warga," tuturnya. 

Ditemui di tempat yang sama, Istiqomah, 30 tahun mengaku telah lama menikah dan belum dikaruniai anak. Usai melakukan pertolongan pertama pada bayi perempuan itu, Senin pagi, Istiqomah merasa tergugah untuk mengadopsi bayi malang tersebut.

"Pagi setelah merawat bayi itu, saya izin suami dan keluarga untuk mengadopsi dan Alhamdulillah disetujui. Kemudian saya ke Dinas Sosial P3AP2KB untuk mengurus proses adopsinya," tuturnya.

Menurut Istiqomah, ia dan suaminya telah menyiapkan sebuah nama untuk bayi cantik tersebut. Hanya saja, saat ini dia belum bisa membeberkan dengan alasan larangan adat.

"Bayi ini usianya belum genap tujuh hari, jadi namanya belum bisa kami sebutkan. Adat di daerah saya begitu," katanya.

Baca juga: 

Diakuinya, bayi mungil ini menjadi anugerah terindah dalam rumah tangganya. Dia berjanji akan merawat bayi tersebut dengan sepenuh hati dan menyayanginya seperti anaknya sendiri.

Diberitakan sebelumnya, bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan Solkan, warga Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu di depan sebuah warung di Jalan Lingkar Utara, Senin, 7 September 2020 sekitar pukul 05.45 WIB. Bayi tersebut ditemukan di dalam sebuah tas berwarna hitam dengan tali pusar yang masih melilit di tubuh. []

Berita terkait
Banyak Warga Ingin Adopsi Bayi Dalam Tas di Kudus
Untuk mengadopsi bayi, Dinsos Kudus memiliki persyaratan sesuai yang diatur dalam Permensos Nomor 110 Tahun 2009.
Olahraga Pagi, Warga di Kudus Temukan Bayi Dalam Tas
Saat ini bayi yang ditemukan dalam tas mendapatkan perawatan di Puskesmas Kaliwungu, Kudus.
Video: Terekam CCTV, Wanita Tega Buang Bayi di Kudus
Sebuah video viral di media sosial, terlihat seorang wanita tega membuang bayi aksinya terekam CCTV sang pemilik rumah.
0
Pria Botak di Sumut Diancam 15 Tahun Penjara, Ini Kasusnya
Pria botak di Deli Serdang, Sumatera Utara, nodai adik ipar. Penjara 15 tahun menantinya.