UNTUK INDONESIA
Kompolnas Harap Warga Awasi Kasus Brigjen Prasetyo
Kompolnas berharap masyarakat mengikuti perkembangan kasus buron Tjoko Tjandra yang menyeret Brigadir Jenderal Prasetyo Utomo
Komisionoer Kompolnas Poengky Indarti berbatik hitam putih. (Foto: Kompolnas.go.id)

Jakarta - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) berharap masyarakat mengikuti perkembangan kasus yang menyeret perwira tinggi polisi Brigadir Jenderal Prasetyo Utomo. Hal ini disampaikan Indarti menyusul penghentian sementara penyidikan kasus Prasetyo lantaran sakit.

"Saya berharap masyarakat terus memantau perkembangan penanganan kasus ini," kata Anggota Kompolnas Poengky Indarti kepada Tagar lewat sambungan telepon, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2020.

Prasetyo diduga terlibat membantu buron kasus hak tagih Bank Bali, Tjoko Soegiarto Tjandra. Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil Badan Reserse Kriminal Polri itu diduga mengawal Tjoko pergi dari Jakarta ke Pontianak pada 18 Juni 2020. 

Yang penting ada penegakan hukum bagi orang-orang yang diduga terlibat menutupi keberadaan buron Tjoko Tjandra

Tim investigasi polisi juga menemukan dugaan Prasetyo membantu membuatkan surat keterangan sehat Covid-19 bagi sang buron. Surat keterangan sehat itu yang juga membuat Tjoko dapat bepergian dari Jakarta dengan mulus. 

Atas temuan tim investigasi, Kepala Kepolisian (Kapolri) Jenderal Idham Aziz mencopot Prasetyo dari Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS. Namun tim investigasi polisi menghentikan sementara pemeriksaan lantaran Prasetyo sakit.

Sejak 16 Juli lalu, ia dirawat di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Ia dirawat karena menderita sakit darah tinggi.

Kompolnas meminta penegakan hukum pada semua orang yang diduga terlibat menyembunyikan Tjoko. Termasuk kepada Prasetyo dan perwira tinggi lainnya jika ditemukan terlibat.  

"Yang penting ada penegakan hukum bagi orang-orang yang diduga terlibat menutupi keberadaan buron Tjoko Tjandra," katanya. 

Sejauh ini, Kompolnas mengapresiasi Kapolri yang menindak tegas anggotanya. "Menurut kami, Kapolri sudah sangat tegas memproses hukum oknum-oknum anggota Polri yang diduga terlibat," ucapnya. 

Baca juga:

Berita terkait
Jadi Tumbal Djoko Tjandra, Prasetijo Segera Disidang
Polri segera sidang pembuat surat palsu untuk buron kasus cessie Bank Bali Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Utomo.
Loloskan Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Dimutasi
Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi Idham Azis resmi mencopot Brigjen Polisi Prasetijo Utomo lantaran memberikan surat jalan buronan Djoko Tjandra
Setelah Jiwasraya, Benny Tjokoro Terseret Asabri?
Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga tak mau menanggapi dugaan keterlibatan Dirut PT Hanson International Benny Tjokrosaputro di Asabri.
0
Terawan Lantik Prof. Abdul Kadir Sebagai Dirjen Yankes
Menteri kesehatan Terawan Agus Putranto lantik Prof. Abdul Kadir sebagai Dirjen Pelayanan Kesehatan.