Ketua Golkar Sumut Sebut Juliadi Salah Satu Kader Terbaik

Ketua DPD Golkar Sumatera Utara (Sumut), Musa Rajekshah mengaku Golkar kehilangan salah satu kader terbaiknya di Sumatera Utara.
Ketua Golkar Sumut yang juga Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah dalam salah satu kesempatan diabadikan bersama Wali Kota Binjai terpilih, Juliadi yang wafat sebelum dilantik. (Foto: Tagar/Istimewa).

Medan - Wafatnya Wali Kota Binjai terpilih, Juliadi meninggalkan duka dan kenangan baik bagi keluarga, kerabat maupun orang-orang yang mengenalnya.

Termasuk bagi Ketua DPD Golkar Sumatera Utara (Sumut), Musa Rajekshah yang berpendapat bahwa Juliadi semasa hidupnya adalah salah satu kader terbaik Partai Golkar.

Beliau adalah salah sartu kader terbaik Partai Golkar Sumatera Utara.

Melalui akun resmi Instagram dan Facebook Musa Rajekshah menyampaikan kalimat duka dan doa yang mengiringi kepergian Juliadi.

Baca juga: Wali Kota Binjai Terpilih Dikabarkan Wafat Karena Covid-19

"Innalillahi wainna ilaihi roji'un. Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu. Saya turut berduka cita atas wafatnya almarhum H Juliadi, Wali Kota Terpilih Kota Binjai," tulis Bang Ijeck sapaan akrab Musa Rajekshah di akun resminya dilihat Tagar Rabu, 10 Februari 2021.

"Beliau adalah salah sartu kader terbaik Partai Golkar Sumatera Utara. Semoga almarhum diterima segala amal baik dan pahalanya, diampunkan dosanya, dilapangkan kuburnya dan diterima di sisi Allah SWT," sambungnya.

Setelah keikutsertaannya untuk yang ketiga kalinya yakni Pilkada Binjai 2020, Juliadi bersama pasangannya Amir Hamzah mampu meraih suara terbanyak dan keluar sebagai pemenang Pilkada.

Dua Pilkada yang diikuti di tahun 2010 dan 2015, Juliadi harus mengakui keunggulan kompetitornya Idaham yang memimpin di dua periode itu.

Di pilkada 2020, Juliadi kembali ikut berkompetisi dan menjadi penantang Lisa Andriani yang merupakan istri dari Idaham, Wali Kota Binjai dua periode.

Baca juga: Wali Kota Binjai Terpilih Wafat, Demokrat Ikut Berduka

Meski kalah di dua pilkada, tekad Juliadi membangun daerahnya, dengan menjadi wali kota tak berkurang. Dan itu ia buktikan di pilkada 2020.

Bersama Amir Hamzah, Juliadi berhasil mencapai target kemenangan, dengan raihan 66.623 suara atau sebesar 50,89 persen dari total 130.915 suara sah.

Di Pilkada Kota Binjai, pasangan Juliadi- Amir Hamzah diusung oleh tiga partai yaitu Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Demokrat.

Pasangan ini unggul diantara dua calon lainnya yaitu pasangan Rahmat Sorialam-Usman Jakfar dan pasangan Lisa Andriani-Sapta Bangun.

Namun, pada Selasa, 9 Februari 2021 sekitar pukul 22.44 WIB, Juliadi meninggal di Rumah Sakit Bunda Thamrin Medan, setelah sempat menjalani isolasi karena Covid-19 selama 11 hari.

Juliadi dikabarkan akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. []

Baca juga: Dua Kali Kalah di Pilkada Binjai, Juliadi Wafat Sebelum Dilantik

Berita terkait
Bawa 10 Kg Sabu, Warga Deli Serdang Ditangkap di Binjai
Ditangkap personel Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Binjai di Jalan Megawati, dekat gerbang tol Binjai-Medan.
Tumbangnya Istri Wali Kota Binjai di Pilkada 2020
Lisa Andriani Lubis dan Sapta Bangun tumbang dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai 2020.
Polres Labuhanbatu Tembak Mati 2 Kurir 15 Kg Sabu di Binjai
POlres Labuhanbatu menembak mati dua kurir sabu di Binjai. Mereka melawan hingga melukai polisi. Sabu 15 Kg berhasil disita.
0
Sandiaga Uno: Tak Hanya Work From Bali, Bisa Juga Ada Work From Lombok
Berikut jawaban lengkap Menparekraf atas pertanyaan, apakah kebijakan Work From Bali bisa diterapkan di daerah destinasi prioritas wisata lainnya.