UNTUK INDONESIA
Kenapa Susu Babi Tidak Biasa Dikonsumsi Manusia?
Susu babi tidak umum dikonsumsi manusia, bahkan dalam catatan sejarah. Kenapa ya?
Petugas Satpol PP Makassar saat menertibkan ternak babi di Jalan Angkasa Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, Rabu 13 Februari 2020. (Foto: Tagar/Lodi Aprianto)

Jakarta - Jika tidak beracun, manusia bisa memakan atau meminum apa saja, cukup dengan membersihkan atau memasaknya. Kita juga dengan senang hati meminum susu sapi dan susu kambing, dengan beberapa wilayah di dunia juga mengkonsumsi susu kuda, keledai, dan bahkan susu unta. Tapi susu babi tidak umum dikonsumsi manusia, bahkan dalam catatan sejarah. Kenapa ya?

Mari kita perjelas dulu. Apakah susu babi beracun? Jelas tidak. Susu babi tidak beracun bagi manusia. Bahkan susu babi mengandung kandungan lemak yang lebih tinggi daripada susu sapi (8,5% dibandingkan 3,5%). Bahkan komposisi kolostrum susu babi sama dengan susu sapi dalam hal protein, lemak, dan laktosa.

Berikut ini alasan susu babi tidak umum dikonsumsi manusia, seperti dikutip dari Medium:

1. Babi tidak suka diperah dan agresif

Babi betina tidak suka diperah. Bukan berarti hewan lain juga suka diperah. Bedanya, babi betina akan sangat agresif jika susunya diperah. Jangankan diperah, menangkap babi saja bukan perkara gampang. Boleh tanya pada orang Batak, Manado, atau Papua

2. Saat diperah, posisi babi harus berbaring

Seperti diuraikan di atas, babi tidak suka diperah dan akan sangat agresif. Yang jauh lebih sulit lagi adalah, untuk bisa diperah dan air susunya keluar posisi babi harus berbaring. Nah, lo! 

Lihat saja, ketika induk babi memberikan susu kepada bayinya, posisinya pasti berbaring karena dalam posisi itulah air susu babi akan keluar. Hal ini berbeda dengan sapi, kambing, atau kuda yang bisa diperah dalam posisi berdiri.

3. Durasi air susu babi keluar sangat cepat

Babi betina mempunyai 14 puting susu namun durasi sekali keluar air susu hanya selama sekitar 15-30 detik. Sebagai perbandingan seekor sapi hanya memiliki empat puting namun durasi sekali keluar air susu lebih kurang 10 menit.

4. Jumlah air susu sangat sedikit

Babi betina secara keseluruhan hanya menghasilkan 5,8 liter air susu. Bandingkan dengan sapi yang bisa menghasilkan 29,5 liter. Terlebih lagi, saat menyusui, induk babi tidak bisa hamil lagi, sehingga jaminan suplai air susu tidak memungkinkan. 

BabiIlustrasi- Hewan Babi. (Foto: Michael Strobel/Pixabay)

Erik Stegnik, seorang peternak babi dari peternakan Piggy's Palace di Bathmen, Belanda mengatakan mereka hanya mendapat maksimal 100 ml saja sekali memerah.

5. Puting susu babi betina keras

Hal lain yang membuat susu babi sangat sukar diperah karena puting susu babi betina keras dan tersembunyi. Beda halnya dengan puting susu sapi yang lebih lembut dan mudah diperah.

Keju Susu Babi Termahal di Dunia

Alasan-alasan di atas yang membuat sampai sekarang tak ada produsen susu yang mengkhususkan diri produksi susu babi dalam jumlah massal. Manusia juga banyak yang enggan mencobanya. 

Namun bukan berarti tidak ada yang mencoba memproduksi, bahkan ada yang membuat keju dari susu babi ini. 

Beberapa orang yang giat mencoba membuat keju dari susu babi dan beberapa masih melakukannya hingga hari ini.

Kita bisa menemukan dua peternakan, satu di Belanda bernama Piggy’s Palace dan satu lagi di North Yorkshire, Inggris bernama The Courtyard Dairy. Keduanya membuat keju dari susu babi dalam jumlah kecil dan menjualnya secara lokal atau menaruhnya di produk daging babi lainnya, seperti sosis. Chef Edward Lee juga telah mengembangkan ricotta susu babi di AS. 

Yang sangat terkenal adalah sebuah desa dari kota kecil di Italia bernama Tuscany yang sampai saat ini masih memproduksi keju dari susu babi. Keju susu babi dari desa ini telah diproduksi selama ribuan tahun, menjadikan desa ini satu-satunya tempat di dunia yang terus memproduksi apa yang disebut 'Keju Terlangka di Dunia'. 

Keju susu babi ini disebut Porcorino (atau Porcherino dalam dialek lokal Tuscan), namun sangat sedikit informasi yang tersedia tentang lokasi pasti dari situs ziarah pecinta keju ini.

Ilustrasi KejuIlustrasi Keju. (Foto: Pixabay/JillWellington)

Selain membelinya dari petani setempat, Anda harus membelinya di pelelangan jika ingin mencoba kelezatan keju ini. Bersiaplah untuk mengeluarkan dompet Anda, karena keju susu babi seberat 1 kg dihargai $ 2.500 (sekitar Rp 37 juta) di lelang amal

Sebagai perbandingan, keju Pule, keju langka lainnya yang terbuat dari susu keledai atau susu kambing Siberia, dan sering disebut keju termahal di dunia, dijual seharga $ 1.000 (Rp 15 juta) per 1 kg. []

Berita terkait
243 Ekor Babi di Manggarai Timur Mati Mendadak
Sebanyak 243 ekor Babi di Kabupaten Manggarai Timur, NTT dilaporkan mati mendadak, sejauh ini penyebabnya belum diketahui.
Makna Emoji Babi di Unggahan Kritik Jerinx SID ke IDI
Kepolisian Daerah Bali mempertanyakan maksud emoji bergambar babi dalam postingan Jerinx SID
Kapolda Sumut: Manakko Babi Jangan Masuk Klian Bikin
Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Inpektur Jenderal Polisi Martuani Sormin bertandang ke markas Kepolisian Resor Toba.
0
Kenapa Susu Babi Tidak Biasa Dikonsumsi Manusia?
Susu babi tidak umum dikonsumsi manusia, bahkan dalam catatan sejarah. Kenapa ya?