UNTUK INDONESIA
Kapolda Sumut: Manakko Babi Jangan Masuk Klian Bikin
Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Inpektur Jenderal Polisi Martuani Sormin bertandang ke markas Kepolisian Resor Toba.
Kapolda Sumut Inpektur Jenderal Martuani Sormin di markas Polres Toba di Jalan Balige-Parapat, Kecamatan Siantar Narumonda, Jumat, 24 Juli 2020. (Foto: Tagar/Jumpa P Manullang)

Toba - Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Inpektur Jenderal Polisi Martuani Sormin bertandang ke markas Kepolisian Resor Toba di Jalan Balige-Parapat, Kecamatan Siantar Narumonda, Jumat, 24 Juli 2020.

Martuani didampingi para jajaran perwira utama di Polda Sumatera Utara. Terlihat sejumlah direktur, kabid dan sejumlah wartawan yang berpos di Polda Sumut ikut menemaninya.

Martuani dalam arahannya meminta personel Polres Toba dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat mengutamakan netralitas dan selalu bersikap objektif.

"Apa yang ingin saya sampaikan di sini adalah dari perspektif kemanan. Di sini mungkin gangguan keamanannya masih rendah seperti kasus manakko babi, kasus manakko manuk. Mana ada di sini kasus intensitas tinggi, nggak ada. Jadi itu yang perlu saya sampaikan jangan sampai karena manakko babi, sampai masuk klian bikin," kata Martuani di hadapan ratusan personel Polres Tobasa.

Tangkap dahulu siapa saja yang mencatut nama saya

Dia menilai kasus kecil, seperti pemukulan tukang becak baru-baru ini sebenarnya tidak perlu berlanjut. Dia memastikan kasus itu mencuat tidak lain karena ketidaknetralan penyidik.

"Jadi kepada para Babinkamtibmas, para Babinsa ini yang perlu kalian sampaikan kasus-kasus kecil kalau tidak dikelola dengan baik bisa membuat masyarakat kecewa," ungkapnya.

Dia berharap agar ke depannya penyidik berdiri pada posisi netral dan selalu objektif. Harus bisa memposisikan diri sebagai dewi keadilan di tengah masyarakat.

"Makanya dewi keadilan itu matanya ditutup. Mengapa matanya ditutup, supaya tidak bisa membedakan uang merah dan uang hijau, itu kata kuncinya," kata Kapolda.

Dia juga berharap jika ada memperalat nama dia sebagai keluarga Kapolda dalam satu kasus patutnya lebih dahulu ditangkap. "Tangkap dahulu siapa saja yang mencatut nama saya," katanya.

Usai gelaran silaturahmi dengan jajaran, saat ditanya perkembangan penanganan hukum kasus Bansos Covid-19 di Polda Sumatera Utara terucap jawaban yang begitu normatif. "Itu sedang dalam penyelidikan oleh Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumut," kata Martuani.

Demikian juga dengan kasus tambang ilegal di Tapanuli Utara dan Toba yang terlihat nyata tanpa ada ketegasan akan dampak buruk kepada lingkungan, Martuani mengatakan akan diperiksa betul perizinan mereka. "Nanti akan kami periksa betul apakah mereka benar mereka tanpa izin," kata dia.[]

PEN

Berita terkait
Kasus Anggota DPRD Sumut, Kapolda: Tak Ada Intervensi
Kepala Polda Sumut menegaskan tidak ada pihak luar yang melakukan intervensi terhadap penanganan kasus anggota DPRD Sumut
Kapolda Sumut Tak Bisa Intervensi Kasus Prostitusi
Kepala Polda Sumut menegaskan tidak bisa mengintervensi penyidik Polrestabes Medan menangani kasus dugaan prostitusi online.
Pertambangan Liar Marak di Kampungnya Kapolda Sumut
Di Kabupaten Tapanuli Utara hanya 14 badan usaha atau perorangan yang mengantongi izin usaha pertambangan, selebihnya adalah liar.
0
Aplikasi WhatsApp Resmi Luncurkan Fitur Belanja
Aplikasi WhatsApp resmi meluncurkan fitur belanja bagi pengguna di Indonesia yang kini bisa dinikmati lewat update terbaru.