UNTUK INDONESIA
Kabar Baik Tidak Ada Tambahan Pasien Corona di Maros
Sejak tiga hari terakhir, tidak ada tambahan warga di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan yang dinyatakan positif terkena virus Corona.
Ilustrasi perempuan positif terkena virus corona di Maros. (Foto: Dok Tagar/Ilustrasi Aan Febriansyah)

Maros - Sejak tiga hari terakhir, tidak ada tambahan warga di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan yang dinyatakan positif terkena virus Corona. Total warga di Maros yang terkonfirmasi positif terjangkit virus Corona sebanyak 21 orang.

“Sejauh ini jumlah yang dikonfirmasi terjangkit virus Corona sudah sebanyak 21 orang, dari angka itu enam orang telah dinyatakan sembuh, 12 lainnya melakukan isolasi mandiri, dua orang masih di rawat, dan satu meninggal dunia,” ujar ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr. Syarifuddin, Selasa, 21 April 2020.

Yang bertambah hanya Orang Dalam Pengawasan (ODP), itupun setiap hari hanya satu orang yang masuk dalam ODP.

Syarifuddin menambahkan, selain tidak bertambahnya jumlah kasus positif virus Corona. Peningkatan juga tidak terjadi di Pasien Dalam Pemantauan (PDP) yang hingga kini jumlahnya 15 orang dengan rincian delapan orang sembuh, lima isolasi mandiri, dan dua orang meninggal.

“Yang bertambah hanya Orang Dalam Pengawasan (ODP), itupun setiap hari hanya satu orang yang masuk dalam ODP. Sehingga total ODP saat ini jumlahnya 159 dengan rincian 39 proses pemantauan, sisanta 120 selesai pemantauan,” jelasnya.

Kabar baik lainnya 46 dari 54 tenaga medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salewangan Maros, yang telah melakukan test swab hasilnya dinyatakan negatif dari virus Corona. Sementara untuk delapan petugas medis lain hasilnya masih di tunggu.

Syarifuddin menambahkan, sejumlah petugas medis yang melakukan test swab ini disebabkan oleh salah seorang dokter residen residen di bagian layanan persalinan RSUD Salewangang dinyatakan positif terjangmit virus Corona. []

Berita terkait
Pemkab Maros Sulsel Siapkan Usulan PSBB
Pemkab Maros sudah mengusulkan PSBB ke Kementerian Kesehatan melihat kasus positif Corona di MAros terbanyak ke tiga di Sulsel.
1000 Liter Disinfektan Gratis untuk Warga Maros
BRPBAP3 Kabupaten Maros Sulawesi Selatan memberikan cairan disinfektan secara gratis kepada masyarakat
Sering Ketemu Warga, Bupati Maros Jalani Rapid Test
Sering berinteraksi dengan warga, Bupati dan Wakil Bupati MAros menjalani rapid test.
0
Khofifah: May Day Risiko Besar Penularan Covid-19
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta kepada buruh untuk tidak turun ke jalan memperingati May Day Hari Buruh Internasional.