UNTUK INDONESIA
Jumlah Virus Corona di Amerika Serikat Tembus 6 Juta
Laporan terakhir tanggal 27 Agustus 2020 menunjukkan jumlah positif virus corona di Amerika Serikat tembus angka 6 juta yaitu 6.001.103
Warga AS yang menyebut Covid-19 adalah kebohongan (Foto: m.washingtontimes.com).

Jakarta – Ternyata sesumbar Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang mengatakan tidak ada kesempatan bagi virus corona baru (Coronavirus Disease 2019/Covid-19) untuk menginfeksi warganya jadi bumerang bagi Negeri Paman Sam itu. Berdasarkan laporan situs independen, worldometer, tanggal 27 Agustus 2020, pukul 18.07 WIB, jumlah kasus virus corona di AS tembus 6 juta yaitu 6.001.103 dengan 183.677 kematian dan 3.314.664 sembuh.

Jumlah kasus tersebut, 6.001.103, memperkokoh posisi AS dalam pandemi Covid-19 global dengan menempati peringkat ke-1 dunia dalam jumlah kasus positif virus corona.

Sesumbar Presiden Trump itu dia sampaikan tanggal 11 Maret 2020. Padahal, ketika itu AS sudah melaporkan 307 kasus. Kondisinya kian runyam karena banyak warga AS yang tidak percaya terhadap virus corona. Mereka justru mengatakan berita tentang Covid-19 yang merupakan virus karena mereka sebut berita-berita tentang virus corona sebagai hoaks.

Hal itu memang paradoks karena tingkat literasi warga AS sangat tinggi dan akses ke media pun sangat besar. Penerbitan media besar dan stasiun penyiaran televisi terbesar dan ternama juga ada di AS. Mereka tidak goyah dengan laporan-laporan media ternama tentang virus corona dan tetap berpegang teguh pada keyakinan bahwa berita tentang virus corona adalah hoaks. 

ilus covid as 6 juta unjuk rasaWarga AS yang menentang pemakaian masker (Foto: inquirer.com/MARCIO JOSE SANCHEZ/AP).

Tidak sedikit pula warga AS yang mengatakan Covid-19 adalah kebohongan. Masalah ras dan negara, terkait kasus pertama terdeteksi, jadi bagian dari sikap sebagian warga AS yang tidak percaya pada virus corona.

Unjuk rasa besar-besaran pun berlangsung untuk mendukung Presiden Trump membuka lockdown. Presiden Trump berpihak kepada warga yang tidak percaya akan adanya virus corona dengan membuka lockdown.

Perilaku Presiden Trump dan sebagian warganya berbuah pahit karena kasus harian Covid-19 terus dilaporkan. Bahkan, pada 24 Juli 2020 dilaporkan kasus harian sebanyak 78.586. Ini merupakan kasus harian terbanyak di dunia.

Episentrum Covid-19 pertama justru terjadi ‘terbang’ dari Wuhan, China, ke Italia yang disusul Spanyol dan Rusia. Selanjutnya episentrum ‘menyeberang’ ke AS dan merayap ke Brasil di Amerika Selatan (Latin).

Dengan jumlah kasus 6.001.103 berarti AS menyumbangkan kasus sebesar 24,63% untuk jumlah kasus global sebanyak 24.364.886. Jumlah kematian karena Covid-19 di AS yaitu sebanyak 183.677 merupakan jumlah kematian terbanyak di dunia. []

Berita terkait
Covid-19 di Amerika Serikat Tembus Angka 5 Juta
Ketika pandemi Covid-19 berkecamuk di China banyak negara yang anggap remeh, seperti Amerika Serikat, tapi kini kasus Covid-19 di AS tembus 5 juta
Kasus Harian Tertinggi Covid-19 Dunia di Amerika
Laporan kasus harian Covid-19 tertinggi di dunia dilaporkan Amerika Serikat dengan jumlah kasus 77.145 yang diikuti oleh Brasil dengan kasus 65.339
Covid-19 Amerika Serikat Kematian Tembus 100.000
Amerika Serikat catat rekor kematian terkait pandemi Covid-19 tembus angka 100.000, sedangkan dari jumlah kasus AS tetap di puncak pandemi dunia
0
Pegawai Honor di Taput Tewas Membusuk di Rumah Kontrakan
Pegawai harian lepas Bina Marga Sumatera Utara, ditemukan tak bernyawa di rumah kontrakannya, di Tapanuli Utara.