UNTUK INDONESIA
Jika Tegas ke Pedemo DPR, Kapolda Bisa Jadi Kapolri
Norman mengatakan, jika Irjen Nana Sujana selaku Kapolda Metro Jaya tegas kepada pedemo DPR terkait RUU HIP, dapat diusulkan jadi Kapolri.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana. (Foto:Wikipedia)

Jakarta - Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa) KP Norman Hadinegoro menilai Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tidak memiliki ketegasan dalam mengamankan aksi demonstrasi di Gedung DPR, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2020 kemarin.

Norman mengatakan, dalam situasi pandemi Covid-19 ini seharusnya polisi tidak memberikan ruang bagi Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI, yang terdiri dari Persaudaraan Alumni (PA) 212, Front Pembela Islam (FPI), dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) untuk melakukan aksi demonstrasi.

Jika Kapolda tegas semua akan angkat jempol karena berprestasi dan bisa diusulkan menjadi Kapolri

Dia berpandangan, para pedemo yang mendesak DPR mencabut Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dari prolegnas dan pengusutan inisiator RUU itu juga tidak menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Norman berpandangan, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sujana akan sulit menjadi pengganti Jenderal Idham Azis sebagai Kapolri. Pasalnya, dia melihat ketidaktegasan Kapolda dalam menangani para pedemo RUU HIP tersebut.

"Kurang adanya ketegasan dari Kapolda. Jika Kapolda tegas semua akan angkat jempol karena berprestasi dan bisa diusulkan menjadi Kapolri. Kita butuh Kapolri sekelas Pak Tito yang dikagumi banyak orang karena prestasi-prestasinya," katanya kepada Tagar, Jumat, 17 Juli 2020.

Norman berpendapat, jika Kapolda memiliki kepekaan terkait kondisi pandemi Covid-19, aksi itu seharusnya tidak bisa terjadi.

"Demo buruh, PA 212 dll tidak menghiraukan bencana Covid 19. Kalau Kapoldanya memahami hal tersebut yang sasarannya semua ke DPR, maka jauh sebelum para pedemo berdatangan, sekitar areal DPR harus sudah steril tidak boleh ada kerumunan orang-orang di masa Covid-19," kata dia.

"Sudah diberlakukan juga yang tidak pakai masker didenda 250 ribu. Banyak pedemo tidak pakai masker seharusnya ditangkap kalau kita mau memberlakukan peraturan yang tidak pilih kasih," tambah KP Norman Hadinegoro. []

Berita terkait
Mahfud MD Serahkan Draft RUU BPIP Jokowi ke DPR
Mahfud MD menjelaskan RUU BPIP yang diserahkan ke DPR hari ini merupakan pengganti dari RUU HIP yang menuai polemik.
Puan Jelaskan Konsep RUU BPIP yang Diajukan DPR
Puan menyebut konsep RUU BPIP dan RUU HIP sangat berbeda. Ia berharap polemik yang terjadi di masyarakat dapat segera diakhiri.
Profil Nana Sudjana, Calon Pengganti Kapolri Idham Azis
Nama Inspektur Jenderal Nana Sudjana disebut-sebut sebagai salah satu kandidat Kapolri, menggantikan Idham Azis yang akan pensiun Januari 2021.
0
Jika Tegas ke Pedemo DPR, Kapolda Bisa Jadi Kapolri
Norman mengatakan, jika Irjen Nana Sujana selaku Kapolda Metro Jaya tegas kepada pedemo DPR terkait RUU HIP, dapat diusulkan jadi Kapolri.