UNTUK INDONESIA
Ini Gejala dan Penyebab Kerusakan Tie Rod pada Mobil
Gejala yang muncul ketika tie rod mengalami kerusakan adalah gerakan mobil yang oleng pada kecepatan normal atau bahkan dalam kecepatan rendah.
Tie Rod pada Mobil. (Foto: Tagar/Oards)

Jakarta - Tie rod merupakan salah satu komponen mobil yang terletak antara steering gearbox dan knuckle roda. Alat inilah yang menghubungkan antara roda kemudi dengan roda mobil. Siapa sangka peran Tie Rod ini sangat vital bagi mobil dan penting untuk dilakukan perawatan agar tidak rusak.

Apabila saat mengendarai mobil di jalan lurus dan mendadak mengalami mobil terasa oleng atau berbelok sendiri, maka dapat dipastikan hal tersebut disebabkan kerusakan pada tie rod.

Gejala yang muncul ketika tie rod mengalami kerusakan adalah gerakan mobil yang terasa oleng pada kecepatan normal atau bahkan dalam kecepatan rendah. Memang keadaan mobil oleng bisa disebabkan kerusakan pada komponen lain, namun kemungkinan besar kerusakan terjadi pada tie rod.

Berikut adalah gejala dan penyebab dari kerusakan tie rod pada mobil, dilansir Tagar dari laman resmi Suzuki Indonesia, Selasa, 6 Oktober 2020.

Gejala Tie Rod Rusak

1. Roda Mobil Oblak Saat Digoyangkan

Penyebab mobil berjalan oleng kemungkinan disebabkan oleh kerusakan pada tie rod. Untuk bisa memastikannya, pengguna dapat menggoyangkan ban depan, apabila terasa oblak, maka dapat dipastikan tie rod pada mobil rusak.

Tie Rod MobilKomponen tie rod pada mobil. (Foto: Tagar/Suzuki Indonesia)

2. Tie Rod Terasa Enteng Saat Diputar

Langkah kedua untuk memastikan tie rod pada mobil rusak atau tidak adalah dengan cara memutar tie rod. Apabila saat diputar tie rod terasa enteng dan karet pembungkus ball joint sudah robek, maka dapat dipastikan hal ini yang menyebabkan mobil berjalan oleng.

Penyebab Kerusakan pada Tie Rod

1. Baut Tie Rod End Kendor

Apabila roda mobil terasa oblak saat digoyangkan, maka harus dipastikan baut tie rod end kendor atau tidak. Sebab baut yang kendor pada tie rod dapat menyebabkan mobil berjalan oleng.

Solusi yang dapat dilakukan untuk masalah kerusakan ini adalah dengan mengencangkan kembali baut tie rod end yang kendor tersebut. Apabila sudah, maka tie rod akan berfungsi normal dan mobil tidak akan berjalan oleng. Jika masih terasa oleng, maka harus diperiksa komponen lainnya.

2. Karet Pembungkus Ball Joint Robek

Penyebab lain kerusakan pada tie rod adalah robeknya karet pembungkus ball joint. Karet ini berfungsi agar pelumas ball joint tidak bocor sehingga ball joint tidak kering dan tidak menimbulkan masalah yang lebih kompleks.

Apabila karet pembungkus ball joint robek, maka solusinya adalah menggantinya dengan yang baru. Ball joint sendiri berfungsi untuk memutus gerakan naik turun maupun kiri dan kanan dari roda agar gerakan tersebut tidak menggangu fungsi sistem kemudi, sehingga setir bisa sepenuhnya dapat dikendalikan dengan mudah dan nyaman.

3. Long Tie Rod Bengkok

Kondisi mobil yang oleh juga dapat disebabkan oleh long tie rod yang bengkok. Situasi ini sudah tidak dapat ditoleransi dan pengemudi harus segera menggantinya dengan yang baru demi kenyamanan dan keselamatan dalam berkendara.

Penggantian long tie rod yang baru dapat dilakukan di bengkel resmi Suzuki agar perbaikan dalam dilakukan secara maksimal agar kondisi mobil kembali normal.[]

Berita terkait
Tips Mengendalikan Mobil Ketika Pecah Ban di Jalan Tol
Berkaca pada kasus kecelakaan di jalan tol akibat pecah ban ini, ada trik khusus agar mobil tidak terguling.
Tips Agar Tetap Fokus Mengendarai Mobil
Aktivitas mengemudi mobil membutuhkan konsentrasi yang tinggi. Kurang fokus bisa terjadi kecelakaan.
Cara Merawat Radiator Agar Mobil Tetap Prima
Merawat radiator Mobil merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan. Radiator berfungsi sistem pendinginan kendaraan.
0
Angin Puting Beliung Melanda Agam, 8 Rumah Rusak
Akibat Angin Puting Beliung, di Agam 8 rumah yang dihuni total 33 jiwa mengalami kerusakan, akses jalan sempat terputus, kerugian puluhan juta.