UNTUK INDONESIA
Mengenal Jenis dan Fungsi Tie Rod pada Mobil
Tie Rod merupakan komponen yang menghubungkan kemudi dengan roda, posisinya berada di antara steering gearbox dan knuckle roda.
Tie rod mobil. (Foto: Tagar/cash cars buyer)

Jakarta - Banyak dari para pengguna kendaraan roda empat yang belum memahami apa itu Tie Rod dan fungsinya bagi kendaraan. Tie Rod merupakan komponen yang menghubungkan kemudi dengan roda, posisinya berada di antara steering gearbox dan knuckle roda.

Pada dasarnya bentuk tie rod itu berbeda untuk setiap jenis mobil. Pada jenis kemudi yang menggunakan steering rack, terdapat dua jenis tie rod, yakni rack end (long tie rod) dan tie rod end.

Long tie rod dipasang pada bagian ujung steering rack dan berhubungan langsung dengan kemudi mobil. Sedangkan tie rod end dipasang dan terhubung langsung dengan roda mobil. Keduanya memiliki peran yang sama pentingnya bagi sistem kemudi mobil.

Tie rod sendiri memiliki peran yang sangat penting bagi sistem kemudi dan kenyamanan saat berkendara. Berikut Tagar berikan rangkuman mengenai fungsi dari tie rod pada mobil, dilansir dari laman Suzuki Indonesia, Senin, 5 Oktober 2020.

1. Mengatur Jarak Roda Depan

Mengenai fungsinya, tie rod terbagi menjadi dua jenis, yakni toe in dan toe out. Toe in berfungsi mengatur roda depan agar bisa berputar dengan lurus dan stabil, selain itu juga dapat mencegah keausan yang tidak merata pada ban.

Untuk mengatur toe ini, pengguna dapat melakukannya pada sambungan antara long tie rod dan tie rod end, dengan cara memanjang-pendekkan ulir antara long rod mobil dengan tie rod end agar mendapatkan sudut toe yang diinginkan.

2. Menggerakan Putaran Kemudi ke Roda Depan

Tie rod memang memiliki fungsi utama meneruskan putaran kemudi ke roda depan. Gerakan memutar roda kemudi oleh pengemudi akan diteruskan menuju steering gearbox untuk selanjutnya diubah menjadi gerakan menarik atau mendorong.

Gerakan ini selanjutkan diteruskan oleh tie rod mobil untuk menarik dan mendorong sebagian sisi roda depan sehingga roda dapat bergeser sesuai dengan arah putaran roda kemudi.

3. Peredam Getaran

Fungsi terakhir dari tie rod adalah meredam getaran dari roda agar tidak sampai ke roda kemudi atau setir. Perlu diketahui, long tie rod dan tie rod end merupakan sebuah ball joint yang dapat bergerak ke sejumlah arah dan memutus gerakan naik turun maupun kiri dan kanan dari roda agar tidak merembet samapi ke setir.

Long tie rod (rack end) akan meredam getaran roda keatas dan kebawah, sedangkan tie rod end berfungsi untuk meredam getaran ke kanan dan ke kiri yang terjadi pada roda. Dengan begitu, roda dapat bergerak bebas tanpa mengganggu fungsi sistem kemudi sehingga dapat dikendalikan dengan mudah dan nyaman.[]

Berita terkait
Waspadai Serangan Tikus di Kap Mesin Mobil
Mobil terparkir terlalu lama di garasi akibat PSBB membuat kendaraan tersebut rentan terserang tikus di kap mobil.
Penyebab Kopling Mudah Rusak pada Mobil Manual
Komponen kopling dalam sebuah mobil memiliki fungsi yang sangat vital, yakni sebagai pengatur perpindahan gigi agar mobil tetap berjalan mulus.
Tips Mengendalikan Mobil Ketika Pecah Ban di Jalan Tol
Berkaca pada kasus kecelakaan di jalan tol akibat pecah ban ini, ada trik khusus agar mobil tidak terguling.
0
Cuti Bersama, Protokol Kesehatan di Bukittinggi Makin Ketat
Kota Bukittinggi sebagai daerah tujuan wisata utama di Sumatera Barat akan berlakukan protokol kesehatan ketat di objek wisata.