UNTUK INDONESIA
IMF dan Bank Dunia Siap Perangi Virus Corona
IMF dan Bank Dunia siap menyediakan dana darurat bagi negara-negara yang membutuhkan dalam memerawngi wabah virus corona jenis COVID-19.
Sampai saat ini belum ada negara yang meminta bantuan keuangan kepada Bank Dunia dan IMF untuk memerangi wabah virus korona yang bermula di Cina. (Foto: AFP|STR| Channel News Asia).

Jakarta - Dana Moneter Internasional (The International Monetary Fund - IMF) dan Bank Dunia (World Bank) siap menyediakan dana darurat bagi negara-negara yang membutuhkan dalam memerangi wabah virus corona jenis COVID-19. Hal itu disampaikan Juru Bicara IMF, Gerry Rice pada konferensi pers di Washington, Amerika Serikat (AS).

Menurut Rice, IMF hingga saat ini belum menerima permintaan bantuan. "Sekarang IMF dan Bank Dunia telah mengembangkan rencana darurat. Kami memiliki berbagai instrumen keuangan yang dapat digunakan," katanya dilansir Channel News Asia, Kamis, 27 Februari 2020 waktu setempat.

Ketika wabah telah menyebar ke luar China, mematikan produksi, dan memaksa Jepang menutup sekolah, para ekonom semakin khawatir tentang perlambatan ekonomi global. "Kami memiliki berbagai instrumen keuangan yang dapat digunakan untuk membantu negara-negara dengan masalah neraca pembayaran yang muncul dari wabah atau bencana alam," kata Rice.

Ia mencatat bahwa pemberi pinjaman dengan cepat mengerahkan dananya selama wabah Ebola. Khusus China, Rice mengatakan IMF tetap sangat mendukung negara tempat wabah virus corona itu pertama kali ditemukan dengan upaya mengatasi penyebarannya.

IMF dan Bank Dunia pun berharap segera membuat keputusan apakah akan menunda pertemuan di musim semi di Washington atau tidak. Ribuan orang seperti aktivis, ekonom, investor, pejabat, dan wartawan menghadiri pertemuan tersebut dua kali dalam setahun.

Namun kata Rice, pertemuan yang rencananya berlangsung pada April tersebut sedang ditinjau kembali. "Kami yakin bahwa, apa pun format pertemuan musim semi nanti, kami akan mengadakan pertemuan yang efektif dan berdialog dengan anggota kami," tuturnya.

Sementara, Pusat Pengendalian Penyakit AS atau The US Centers for Disease Control memperingatkan, minggu ini wabah virus corona akan mencapai pantai Amerika. Mereka pun mendesak IMF dan Bank Dunia membatalkan pertemuan tersebut.

Pejabat kesehatan AS pada hari Rabu, 26 Februari 2020 mengumumkan telah menemukan kasus pertama dari virus yang tidak diketahui asalnya di Negeri Paman Sam.[]

Baca Juga:

Berita terkait
PM Jepang Liburkan Sekolah Antisipasi Virus Corona
Pemerintah Jepang meminta semua sekolah diliburkan untuk mengantisipasi dampak penyebaran virus corona baru jenis COVID-19,
Wapres Iran Masoumeh Ebtekar Kena Virus Corona
Wakil Presiden Iran untuk Urusan Wanita dan Keluarga, Masoumeh Ebtekar dinyatakan positif mengidap virus corona baru jenis COVID-19.
Pakistan Laporkan Dua Warga Pasien Virus Corona
Pakistan pada Rabu, 26 Februari 2020, membenarkan dua kasus pertama virus corona pada pasien yang baru saja pulang dari Iran
0
Nomor Pengaduan Maladministrasi Dampak Covid-19 Banten
Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Provinsi Banten membuka Posko Pengaduan Daring soal maladministrasi yang terkena dampak Covid-19.