UNTUK INDONESIA
HUT RI ke 74, Ratusan Napi di Banyuwangi Dapat Remisi
Ratusan narapidana dari lembaga permasyarakatan kelas II Banyuwangi mendapat remisi pada HUT RI ke-74, Sabtu 17 Agustus 2019
Bupati Banyuwangi didampingi Kalapas Banyuwangi melihat hasil karya penghuni lapas. (Foto: Tagar/Rizki Restiawan)

Banyuwangi - Ratusan narapidana (napi) dari Lembaga Permasyarakatan Kelas II B Banyuwangi mendapat keringanan atau remisi pada HUT RI ke-74, Sabtu 17 Agustus 2019.

"Saya ucapkan selamat kepada para penerima remisi dan warga binaan. Semoga ini menjadi motivasi bagi bapak ibu untuk bisa berbuat baik dan berprestasi," ucap Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas saat penyerahan remisi secara simbolis kepada para napi.

Didampingi Kepala Lapas Banyuwangi, Ketut Akbar Herry Achjar, Anas menyebut jika dulu pernah ada banyak catatan sejarah dan karya hebat muncul dari dalam penjara. Mulai dari tokoh agama hingga pemimpin dunia.

"Seperti Bung Karno di Boven Digul ketika menjadi tahanan politik, juga menuliskan berbagai buku tentang ke-Indonesiaan. Begitu pula ketika dipenjara di Bengkulu, Bung Karno juga berdialektika dengan tokoh-tokoh islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah," ungkap Anas.

Sementara itu Kalapas mengatakan, jumlah napi yang menerima remisi pada tahun 2019 sebanyak 480 orang. Dari jumlah tersebut, 23 diantaranya mendapatkan remisi bebas langsung, sisanya mendapatkan remisi satu hingga enam bulan.

"Kami mengajukan remisi ini secara online kepada Kementerian Hukum dan HAM, jadi tidak lagi secara manual seperti dulu. Jumlah ini masih dimungkinkan bertambah, sebab pengajuan remisi dilakukan untuk 538 orang, dan yang turun baru 480 orang. Sisanya masih dalam proses," tutur Akbar.

Bupati Anas pun menyempatkan diri untuk meninjau sejumlah ruangan di lapas sebelum menyerahkan remisi. Dengan jumlah penghuni yang lebih dari 1.000 orang, lapas ini perlu lokasi baru. Saat ini jumlah napi yang ada di Lapas Banyuwangi ada 1.058 orang.

"Untuk lahan lapas baru ini,  tadi bupati menyampaikan bahwa pemkab telah menyiapkan lahan . Lahannya sudah ada di daerah Pakis, Banyuwangi. Luasnya 2 hektar 100 meter. Lokasinya juga dekat dengan Polres, rumah sakit, dan air juga mencukupi ," katanya. []

Baca juga:

Berita terkait
Kemarau Panjang, Banyuwangi Kesulitan Air Bersih
BMKG memprediksi wilayah Banyuwangi, Jawa Timur, masih terpapar kemarau hingga Oktober 2019. BPBD telah mendistribusikan air bersih kepada warga.
Warga Banyuwangi Diteror Penggedor Pintu Misterius
Warga Kelurahan Lateng dan Kampung Mandar Kota Banyuwangi resah terhadap pelaku teror penggedor pintu misterius.
Gempa Bali, Satu Rumah Roboh di Banyuwangi
Gempa berkekuatan magnitudo 6 di perairan Bali terasa hingga ke Banyuwangi.
0
WNI di Hong Kong Dipastikan Aman
Pihak Konsulat Jenderal Indonesia di Hong Kong memastikan WNI di Hong Kong dalam kondisi aman dan baik.