UNTUK INDONESIA
Hasil Rekonstruksi Adegan Dua Sejoli Maut Mutilasi Rinaldi
Penyidik Ditreskrimum PMJ telah merampungkan 37 adegan rekonstruksi pembunuhan dan mutilasi terhadap Rinaldi Harley Wismanu jasadnya di Kalibata.
Penyidik Ditreskrimum PMJ telah merampungkan 37 adegan rekonstruksi pembunuhan dan mutilasi terhadap Rinaldi Harley Wismanu jasadnya di Kalibata. (foto: ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat).

Jakarta - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya telah merampungkan 37 adegan rekonstruksi kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap Rinaldi Harley Wismanu (32 tahun), dengan pelaku dua sejoli berinisial DAF (26 tahun) dan LAS (27 tahun).

Diketahui, 11 potongan tubuh Rinaldi Harley Wismanu ditemukan di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, pada Rabu malam, 16 September 2020. Untuk rekonstruksi kasus ini digelar di dua lokasi berbeda, yakni di Gedung Subdit Resmob Polda Metro Jaya dan Apartemen Pasar Baru Mansion, Jakarta Pusat.

Ada 13 TKP, 12 TKP kita gantikan di Polda Metro Jaya (PMJ).

Pihak kepolisian pun menghadirkan langsung tersangka DAF dan LAS, untuk memeragakan langsung rangkaian adegan rekonstruksi kasus pembunuhan berencana disertai mutilasi itu. 

Baca juga: Rinaldi Harley, Korban Mutilasi Semasa SMA di Yogyakarta

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus berkata, dari hasil rekonstruksi yang kedua pelaku peragakan pada Jumat, 18 Agustus 2020, lantas dituangkan ke dalam berita acara pemeriksaan (BAP). 

"Ada 13 TKP, 12 TKP kita gantikan di Polda Metro Jaya (PMJ), ada 37 adegan yang kita rencanakan, ada penambahan sedikit tapi hanya sub-adegannya saja," kata Kombes Pol Yusri Yunus usai rekonstruksi di Jakarta Pusat, Jumat kemarin. 

Lebih jauh Yusri menjelaskan, rekonstruksi ini menggambarkan peristiwa mulai dari perencanaan kedua tersangka hingga insiden pembunuhan yang berujung mutilasi pemotongan tubuh Rinaldi menjadi 11 bagian.

Sebelumnya, PMJ meringkus sepasang kekasih berinisial DAF dan LAS yang terbukti membunuh dan memutilasi Rinaldi Harley Wismanu. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui motif dua sejoli maut itu ialah ingin menguasai harta dan benda milik korban. Keduanya pun sepakat bersekongkol melakukan pembunuhan berencana terhadap Rinaldi.

Baca juga: Ditreskrimum Beberkan 6 Fakta Baru Kasus Mutilasi Rinaldi

Untuk melancarkan niat jahatnya, LAS kemudian mengajak Rinaldi menyewa sebuah apartemen di Jakarta Pusat. Di sanalah, DAF dan LAS menghabisi dan memutilasi korban. Jenazah Rinaldi yang direncanakan akan dikubur di Cimanggis, untuk sementara disimpan di Apartemen Kalibata City. 

Polisi berhasil menggali keterangan, kedua tersangka memang berniat menguburkan jasad korban di sebuah rumah yang mereka sewa di Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Namun, skenario itu tidak berjalan mulus lantaran keduanya keburu dibekuk pada Kamis, 17 September 2020. 

Akibat melakukan pembunuhan berencana disertai mutilasi jasad Rinaldi, DAF dan LAS kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi, dan terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup. []

Berita terkait
Kasus Mutilasi, Ini 6 Cara Aman Main Aplikasi Tinder
Korban kasus mutilasi yang terjadi di Apartemen Kalibata City diketahui saling mengenal dengan pelaku lewat Tinder. Ini cara aman main Tinder.
Ramai Pasca Kasus Mutilasi, Yuk Kenali Aplikasi Tinder
Aplikasi Tinder menjadi perbincangan publik beberapa hari terakhir. Ini karena adanya kasus mutilasi di Apartemen Kalibata City, Rabu (16/9)
Baru Belajar Memutilasi, DAF Jadikan Rinaldi Korban Pertama
AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, DAF baru saja belajar memutilasi tubuh manusia secara otodidak melalui salah satu media daring.