UNTUK INDONESIA
Harun Masiku Hilang, Hinca: Memang Anak Luar Biasa
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan benar-benar tidak habis pikir dengan Harun Masiku yang hingga saat ini belum ketemu.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 13 Februari 2020. (foto: Tagar/Fernandho Pasaribu).

Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menegaskan terus mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan kepolisian untuk segera menangkap caleg PDI Perjuangan (PDIP) Harun Masiku. 

Hinca mengaku dibuat terheran-heran melihat kemampuan Harun Masiku yang bisa menghilang diri seusai terbongkarnya kasus suap terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

Namun, dia meyakini sejauh apapun eks kader Partai Demokrat itu bersembunyi, pasti akan tertangkap. Meski hingga kini belum ada yang tahu, apakah Harun sengaja bersembunyi atau malahan sengaja dihilangkan agar kasus ini tidak merembet.

"Kapolri sudah memerintahkan sampai ke bawah. Kita awasi terus. Kita dorong terus. Memang anak satu ini luar biasa. Tapi kan orang di Medan bilang. Sepandai-pandainya tupai melompat sesekali dia jatuh juga," kata Hinca di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 13 Februari 2020.

Baca juga: Harun Masiku Disebut Kere, KPK Diminta Ungkap Dalang

Dia kembali mengingatkan bahwa mereka pernah melakukan pengejaran terhadap dua kadernya, yaitu M Nazaruddin dan Angelina Sondakh, terkait kasus suap proyek wisma atlet SEA Games 2011 dan hal itu nyatanya berhasil dilakukan. Namun, dia enggan berpikiran buruk terhadap proses pencarian Harun. 

"Kalau dulu itu kami secara terbuka selalu mengatakan Demokrat, Nazaruddin saja entah ke mana, kita buru itu di luar negeri. Apalagi ini di dalam negeri. Tapi saya tetap tidak suudzon. Saya percaya bahwa aparatur penegak hukum mampu menangkapnya cepat atau lambat," ujarnya.

Dia menjelaskan sesuai keterangan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata, walaupun Harun belum ditemukan, perkara tersebut harus tetap berjalan.

"Mungkin yang penting juga adalah seperti juga yang disampaikan salah satu Komisioner Pak Alexander Marwata mengatakan dengan atau tanpa Harun Masiku, perkara ini tetap berjalan, dan ini lebih menarik kalau di persidangan dan seterusnya. Saya kira benar harus begitu. KPK yang mulai, KPK tuntaskan sampai selesai dengan atau tanpa Harun Masiku," kata Hinca.

Baca juga: Harun Masiku Masih Buron, Firli Bahuri Dicap Pembual

Lantas dia menegaskan keinginan masyarakat luas wajar-wajar saja menginginkan Harun Masiku ditemukan, agar ujung pangkal skandal dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) lekas terbongkar hingga ke akar.

Selanjutnya, sebagai negara hukum, Hinca menginginkan persoalan ini terus berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

"Saya kira, apa yang jadi perbincangan publik tentang isu ini sangat masuk akal. Dan perasaan publik pun ini tidak bisa dibohongi. Sehingga mereka melakukan apa yang dianggap pas untuk mencari keadilan itu tidak bisa ditutup-tutupi. Jadi penegakan hukum ini karena kita negara hukum, harus lah berjalan sesuai aturan main," ucap Hinca Pandjaitan. []

Berita terkait
MAKI Khawatir Harun Masiku Tewas Dibunuh
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mengaku eks caleg PDI Perjuangan (PDIP) Harun Masiku sudah tewas dibunuh.
Kasus Harun Masiku, KPK Buka Mata Panggil Megawati
Plt Jubir KPK tidak menutup kemungkinan bakal memanggil Megawati Soekarnoputri, untuk mendalami kasus dugaan suap yang menjerat Harun Masiku.
Kasus Harun Masiku, KPK Periksa Kepala Sekret PDIP
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Kepala Sekretariat DPP PDI Perjuangan (PDIP) Adhi Dharmo soal keterkaitan dengan Harun Masiku.
0
Main Layang-layang, Pemain Brasil Tewas Kesetrum
Pemain lokal Brasil, Kaio Felipe Santos Silva, mengalami nasib tragis. Dia meninggal karena kesetrum listrik saat bermain layang-layang.