UNTUK INDONESIA
Gemar Bully Anies Baswedan, PKS: PSI Lagi Gali Kubur
Politikus PKS Abdul Fikri Faqih menyebut kenyinyiran PSI terhadap Anies Baswedan, nantinya bisa menjadi senjata makan tuan.
Abdul Fikri Faqih. (Foto: Instagram/@afikrifaqih)

Jakarta - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abdul Fikri Faqih angkat bicara tentang Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kerap mengkritik keras setiap kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Maka sesungguhnya dia (PSI) sedang menggali lubang kuburnya sendiri.

Menurutnya, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI merasa sebagai oposisi dari pemerintahan Anies Baswedan. Sehingga, tidak heran apabila apa yang dilakukan Anies selalu menjadi bahan koreksi PSI.

Baca juga: Curahan Hati Korban Penggusuran Era Anies Baswedan

"Kalau demikian halnya maka dia (PSI) akan selalu mengkritisi kebijakan Pemprov DKI, mestinya untuk kemajuan dan perbaikan DKI. Gubernur DKI Anies Baswedan tentu akan senang meresponsnya," katanya kepada Tagar, Senin, 25 November 2019.

Fikri melanjutkan, jika kritik yang dilontarkan PSI bermuatan masukan untuk memperbaiki Jakarta, tentu akan disambut baik oleh Anies. 

Selama ini, menurutnya, Anies tidak alergi terhadap kritikan dan masukan dari semua pihak.

Baca juga: Anies Baswedan Leader 212 Gantikan Rizieq Shihab

Anies BaswedanGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) meninjau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu November 2019. (foto: Antara/Dhemas Reviyanto).

"Kalau tentang kinerja pelayanan yang buruk, maka kritik itu jadi bahan perbaikan gubernur untuk memacu dan membenahi birokrasi. Begitu juga jika terdapat informasi (kebijakan) ke masyarakat yang bias, maka kesempatan gubernur menjelaskannya," tutur anggota legislatif dari Dapil Jateng IX wilayah Tegal dan Brebes ini.

Dia mengingatkan kepada PSI, jika semangatnya kepada Pemerintah DKI Jakarta hanya sekadar nyinyir, maka semakin lama bisa menjadi senjata makan tuan untuk partai yang dipimpin Grace Natalie itu.

"Bila ternyata PSI hanya bersemangat nyinyir, mem-bully dan memberi label jelek pada pemprov atau pribadi gubernur saja, padahal DPRD itu sesuai UU 23/2014 adalah bagian dari Pemerintahan Daerah, maka sesungguhnya dia sedang menggali lubang kuburnya sendiri," ucapnya.

Hal senada juga disampaikan pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin. Menurutnya, PSI ingin selalu diperbincangkan publik, salah satunya melalui manuver yang selalu berbeda dengan menyoroti langkah Gubernur Anies Baswedan. 

"PSI ingin menjadi oposisi yang bandel. Oposisi yang ingin selalu berseberangan dengan Anies," kata Ujang.

Baca juga: Guntur Romli: Penggusuran Anies Baswedan Jahiliyah

Pada dasarnya , kata Ujang, PSI melakukan itu semua karena ingin mencoba mencari simpati publik, dengan harapan agar disukai rakyat muncul dengan suara yang progresif.

"PSI ingin eksis dan ingin disukai rakyat, makanya kerjanya menyinyiri dan mengkritisi kebijakan Anies yang dianggapnya salah," kata dia.

Sebelumnya, anggota DPRD DKI Jakarta dari PSI, William Aditya Sarana membongkar sejumlah anggaran janggal yang akan dibahas seperti pengadaan lem aibon. 

William beserta kader PSI lainnya melakukan konferensi pers mengumumkan hasil temuannya itu.

Kemudian, Guntur Romli yang juga kader PSI juga pernah menyebut Anies 'goblok' dalam cuitan di akun Twitter-nya terkait alasan sang gubernur lebih menggunakan bambu sebagai instalasi hiasan di bundaran Hotel Indonesia. 

Saat itu Anies Baswedan beralasan jika menggunakan bambu, uang akan mengalir ke petani, namun jika menggunakan besi maka akan ada kebijakan impor. []

Berita terkait
Usulan Tsamara Amany PSI Tidak Dipikirkan Jokowi
Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan hingga saat ini Presiden Jokowi tidak memikirkan gagasan yang digulirkan Politikus PSI Tsamara Amany.
PKS Minta Ahok Klarifikasi Persoalan RS Sumber Waras
Wakil Ketua Bidang Politik Hukum dan Keamanan PKS, Sukamta meminta Komut Pertamina Ahok mengklarifikasi soal persoalan RS Sumber Waras.
PKS Sebut Usulan Tsamara Amany Terlalu Liar
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan ide yang diusulkan oleh Politikus PSI Tsamara Amany terbilang bagus, tetapi liar.
0
Polisi Usut Aksi Penyerangan Wanita di Deli Serdang
Lamria boru Manullang, warga Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, resmi membuat pengaduan ke kepolisian.