Gejala Alergi Lobster dan 4 Cara Mencegah Kambuh

Alergi lobster merupakan jenis lain dari gangguan kesehatan akibat mengonsumsi makanan. Ada 4 cara untuk mencegahnya kambuh.
Lobster dan hidangan seafood lainnya. (Foto: Pixabay)

Jakarta - Alergi lobster merupakan jenis lain dari gangguan kesehatan akibat mengonsumsi makanan. Muncul ketika tropomyosin atau protein pada lobster direspons secara tidak normal oleh sistem kekebalan tubuh manusia.

Gejala alergi lobster yang dialami tiap orang kadang tidak selalu sama, rata-rata mereka mengeluhkan sakit perut, mual, batuk, diare, muntah, gatal-gatal, hingga pembengkakan pada wajah.

Bahkan dalam kasus tertentu, gejala alergi lobster bisa menjadi parah, penderitanya bisa mengalami sulit bernafas, atau pingsan.

Penderita alergi lobster juga cenderung akan mengalami masalah yang sama ketika menyantap hidangan seafood lainnya. Namun, hal itu tidak bisa dipastikan 100 persen.

Meski begitu, bagi penderita alergi lobster jangan berkecil hati. Ada sejumlah cara untuk mencegah alergi lobster agar tak kembali kambuh.

Apa saja itu? Dikutip dari laman Mayo Clinic, berikut 4 cara mencegah alergi lobster:

1. Hindari restoran seafood

Risiko makanan terkontaminasi bisa saja terjadi meski makanan yang Anda pesan bukanlah lobster. Ada kemungkinan peralatan memasak yang digunakan sama dengan yang dipakai untuk memasak lobster.

Ada baiknya Anda menghindari makan di restoran atau rumah makan yang menyediakan makanan laut, untuk meminimalisir risiko kambuhnya alergi lobster.

LobsterLobster menngandung asam lemak omega 3. (Foto: Unsplash)

2. Cara masak

Jika keinginan untuk mengonsumsi hidangan lobster tak tertahankan, bagi penderita alergi lobster dapat mencobanya dengan membatasi asupan secara ketat.

Namun, yang perlu dicermati juga yaitu cara memasak lobster. Hidangan lobster yang akan dikonsumsi sebaiknya dimasak dengan cara yang lebih sehat, seperti dikukus, dipanggang, rebus atau ditumis dengan sedikit minyak.

Bila hidangan seafood dipanggang, gunakan minyak rendah lemak untuk mengolahnya. Jenis minyak itu seperti minyak zaitun khusus masak seafood.

LobsterHidangan olahan lobster dicampur mie yang disajikan di Warung Mie Sinan, Kabupaten Simeulue, Aceh. (Foto: Tagar/Muhammad Fadhil)

3. Hindari dapur yang sedang memasak losbter

Ketika lobster atau makanan laut sedang dimasak, akan terjadi pelepasan protein lewat asap, uap, ataupun permukaan kompor. Hal ini bisa memicu alergi lobster kambuh. Sebab itu disarankan untuk menjauhi dapur yang sedang memasak hidangan menggunakan bahan baku lobster.

LobsterLobster. (Foto: Instagram/@edhy.prabowo)

4. Baca label kemasan

Saat memilih produk makanan, pastikan Anda membaca label yang menulis kandungan di dalam kemasan. Lobster atau makanan laut lainnya juga tidak hanya terdapat pada produk makanan, tetapi kerap digunakan pada produk penyedap rasa, kosmetik, obat, atau krim kecantikan tubuh.

Ketahui nama lain dari lobster atau makanan laut lain agar benar-benar aman untuk dikonsumsi. (Viona Bono Valvinka)

Lobster Lobster siap kirim di Morotai, Maluku Utara, Selasa, 8 Oktober 2019. (Foto: Antara/ Wahyu Putro A)

Berita terkait
Pusing Akibat Lobster? Bisa Jadi karena Penyakit Ini
Lezatnya hidangan lobster telah habis disantap. Namun tiba-tiba, kepala menjadi pusing. Ada kemungkinan Anda mengalami penyakit ini.
Tangkis Osteoporosis dan 4 Manfaat Lobster Bagi Kesehatan
Lobster menjadi salah satu hidangan seafood favorit masyarakat. Harganya memang tak murah, tetapi kandungannya baik untuk kesehatan.
Minum Es Jeruk Usai Makan Seafood Turunkan Kolesterol?
Apakah minum es jeruk setelah makan seafood dapat menurunkan kadar kolesterol?
0
Mengenal Efek Samping Kebanyakan Minuman Berenergi
Mengenal efek samping minuman berenergi yang di dalamnya terdapat kafein dan lebih banyak gula serta bahan lainnya jika dikonsumsi terlalu banyak.