UNTUK INDONESIA
Gatot Sudjito: Pemuda Harus Amalkan Nilai Pancasila
Gatot Sudjito mengingatkan pentingnya mengamalkan Pancasila sebagai benteng pembangunan politik bangsa.
Anggota DPR Fraksi Partai Golkar, Gatot Sudjito dalam Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Pacitan Jawa Timur, SSabtu, 29 Februari 2020. (Foto: Tagar/Moh. Ainul Yaqin)

Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari dapil Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Magetan dan Ngawi, Gatot Sudjito menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR di Rumah Makan Abuteke, Pacitan, Jawa Timur pada Sabtu, 29 Februari 2020.

Gatot yang juga anggota MPR itu mengatakan dalam kondisi bangsa yang masih terpolarisasi pasca Pemilu 2019, perlu persatuan dan kesatuan yang mengakar. 

Sebagai generasi penerus tentu mesti mengamalkan betul nilai-nilai luhur dalam pancasila.

Dengan pengembangan demokrasi yang berasas Pancasila, sekarang ini menjadi jawaban yang tepat untuk merajut pembangunan negara. 

"Dalam mengatasi permasalahan di bidang politik, tidak ada jawaban lain kecuali bahwa kita harus mengembangkan sistem politik yang benar-benar demokratis sesuai dengan asas Pancasila,"kata Gatot Sudjito, Sabtu, 29 Februari 2020.

Dia menilai konflik antar agama yang banyak terjadi di berbagai daerah, tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Sebagai salah satu contohnya adalah pembakaran masjid di Minahasa Utara, penolakan pembangunan gereja di Karimun Kepulauan Riau.

"Sikap anti Pancasila yang selama ini sering ditampilkan seperti pembakaran rumah ibadah, konflik antar suku, dan sikap intoleransi. Oleh karenanya, sebagai generasi penerus tentu mesti mengamalkan betul nilai-nilai luhur dalam pancasila," ujar sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Timur periode 2000-2004 itu. 

Dia juga menyinggung Pilkada 2020 yang sebentar lagi akan dilaksanakan di berbagai daerah harus berlangsung aman, tanpa adanya konflik yang bisa menyebabkan perpecahan di tengah masyarakat.

"Di bidang politik ini, karena sebentar lagi akan digelar Pemilihan Kepala Daerah. Selayaknya kita kembali ke khittah dan menegaskan pandangan dan sikap politik kita mengacu kepada nilai-nilai luhur Pancasila, sebagai dasar negara dan ideologi bangsa," tutur politikus Partai Golkar itu.

Sekadar informasi, acara ini digelar bersama sekitar 150 pemuda dan mahasiswa yang tersebar di seluruh Kabupaten Pacitan. []

Baca juga:

Berita terkait
Awas Dogma Pancasila Thaghut Menyebar di Mahasiswa
BEM PTNU menengarai terjadi gerakan masif penyebaran Pancasila adalah thaghut sebagai awal doktrin intoleransi di kalangan mahasiswa.
Politikus Sidempuan: Korupsi Itu Anti Pancasila
Tokoh masyarakat di Kota Padangsidempuan, Sumatera Utara, menaruh harapan besar terhadap upaya pemberantasan korupsi.
Dandim Tapsel: Jiwa Pancasila Kaum Muda Mulai Luntur
Dandim 0212/Tapanuli Selatan di Kota Padangsidempuan, ingatkan soal jiwa Pancasila di kalangan kaum muda mulai luntur.
0
Cerita Mahasiswa Yogyakarta Ujian Skripsi Online
Bagi mahasiswa di Yogyakarta yang mengikuti ujian skripsi online tidak merasakan ada greget dan ketegangan.