UNTUK INDONESIA
Fraksi Gerindra Joget TikTok Kang Emil itu Gak Etis
Anggota DPRD Jabar terutama dari Fraksi Partai Gerindra bereaksi atas video joget TikTok Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersam artis Cinta Laura
Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jawa Barat Dadday Rohandy (Foto: Tagar/Fitri Rachmawati).

Bandung - Fraksi Gerindra DPRD Jawa Barat menilai aksi joget TikTok Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dengan artis Cinta Laura tak elok dan tak pantas di tengah warga Jawa Barat saat ini tengah menghadapi bencana banjir.

“Gak eloklah itu (joget TikTok) dilakukan di tengah kondisi seperti ini. Masa sih begitu (sampai joget TikTok saat warga Jabar kena musibah), orang (wajar) lantas menilai Kang Emil itu tak punya empatinya,” tutur Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jawa Barat, Daddy Rohandy, Bandung, Rabu, 27 Februari 2020.

Daddy yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat pun meminta Ridwan Kamil segera membatalkan semua rangkaian agendanya di luar negeri, dan diminta segera kembali ke Indonesia serta segera meninjau semua wilayah Jawa Barat yang saat ini sedang dilanda banjir. “Segera kembali ke Indonesia! Segera sambangi daerah di Jawa Barat yang terkena banjir, pulang ke Jawa Barat!,” pinta dia.

Terakhir Daddy pun meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil jangan membuat segala macam yang tak perlu atau hal yang tak akan membawa pengaruh positif terhadap masyarakat, seperti melakukan joget TikTok. “Janganlah bikin joget TikTok atau segala macam yang gak perlu (tak ada manfaatnya),” tegas Daddy.

Hal senada pun disampaikan oleh Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jawa Barat Ihsanudin, ia menilai joget TikTok yang dilakukan Ridwan Kamil sangat tidak etis dilakukan oleh Gubernur yang wilayah dipimpinnya saat ini tengah dilanda musibah banjir. “Sangat tidak etis dong, joget TikTokan ditengah-tengah banjir yang menimpa warganya sendiri. Beliau (Ridwan Kamil) kan politisi seharusnya segera turun ke lapangan,” pinta dia.

Ihsanudin pun memberikan saran agar Gubernur Jawa Barat segera meninjau wilayah-wilayah yang terkena banjir, dan segera melihat kondisi terkini warganya yang saat ini tengah kesusahan akibat banjir. Ia pun meminta Ridwan Kamil agar segera memberikan bantuan langsung untuk para korban terdampak banjir di Jawa Barat.

“Segera berikan bantuan langsung, dan pastikan evaluasi terhadap kebijakan tata kelola infrastruktur. Saya minta kerahkan segala kemampuan demi mengatasi masalah-masalah. Jangan menari-nari di atas penderitaan,” tegas Ihsanudin.

Dihubungi secara terpisah Anggota Komisi V DPR RI dari Partai Gerindra Mulyadi pun angkat bicara atas kelakukan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang malah joget TikTok di tengah wilayahnya sedang terkena banjir.

“Saat ada saudara kita yang sedang dilanda musibah seharusnya (pemimpin) memiliki kepekaan sebagai rasa simpati, dan ikut merasakan penderitaan. Bahkan ikut mendoakan supaya diberikan kekuatan, kalau tak bisa membantu bersikaplah baik merupakan hal terbaik,” pinta Mulyadi.

Mulyadi pun sangat menyayangkan kelakuan Ridwan Kamil yang saat ini sedang diberikan amanah sebagai pemimpin, dan dikala warga Jawa Barat yang dipimpin Ridwan Kamil tersebut terkena musibah tak hadir untuk warganya.

“Tentunya sangat ideal pemimpin bisa hadir di tengah masyarakatnya, bahkan memberikan bantuan dan meringankan musibah atau beban warga Jabar yang terdampak banjir,” harap dia. []

Berita terkait
Oleh Soleh Berikan Dukungan Penuh untuk Ridwan Kamil
Oleh Soleh mendukung penuh upaya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan meminta seluruh OPD melakukan akselerasi inovasi pada 2020.
Tiga Gubernur TikTok-an di Mata Najwa
Gubernur DKI Jakarta (Anies Baswedan), Gubernur Jawa Barat (M Ridwan Kamil), dan Gubernur Jawa Tengah (Ganjar Pranowo) TikTok-an di Mata Najwa.
Ridwan Kamil Jadi Elang Jawa di Film Riki Rhino
Ridwan Kamil jadi sosok Elang Jawa di film Riki Rhino the Movie. Selain itu, film juga menghadirkan Hamish Daud dan Aurel Hermansyah.
0
Mahasiswa Terduga Makar Jalani Sidang Perdana Sorong
Empat mahasiswa terdakwa tindak pidakan perkara makar menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Sorong.