UNTUK INDONESIA
Fitur Forward di WhatsApp Terbatas untuk Satu Chat
WhatsApp akan membatasi fitur meneruskan pesan atau forward guna menghindari penyebaran hoaks di tengah situasi pandemi virus corona.
WhatsApp. (Foto: Reuters)

Jakarta - Aplikasi berbagi pesan WhatsApp akan membatasi fitur meneruskan pesan atau forward hanya untuk satu chat saja. Langkah ini diambil untuk menghindari penyebaran hoaks di tengah situasi pandemi virus corona Covid-19.

"Selama bertahun-tahun kami telah melakukan beberapa upaya untuk membantu menjaga percakapan yang bersifat pribadi bagi pengguna," kata WhatsApp dalam siaran pers, sebagaimana dikutip dari Antara, Kamis, 9 April 2020.

Pembatasan ini hanya memungkinkan pengguna untuk meneruskan pesan kepada satu obrolan (chat) dalam satu waktu. WhatsApp mengatakan bahwa hal ini dapat mengurangi tingkat viral suatu konten hingga 25 persen. Pun demikian, mereka tidak berpendapat bahwa tidak semua konten yang viral itu buruk, tapi lebih banyak pesan yang viral mengandung misinformasi.

Baca juga: Kemkominfo Resmi Luncurkan Chatbot WhatsApp COVID-19

Dalam hal pengurangan penyebaran hoaks terkait Covid-19, WhatsApp juga telah bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Indonesia untuk menghadirkan chatbot Covid19.go.id pada Maret 2020. Layanan ini berisikan informasi seputar virus corona dari sumber-sumber resmi dan terpercaya.

Layanan serupa juga dibuat WhatsApp dengan menggandeng Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) demi memberikan informasi valid seputar Covid-19 di seluruh dunia.[]

Baca juga: WhatsApp Gandeng WHO Hadirkan Informasi Covid-19

Berita terkait
WhatsApp Nantinya Dapat Diakses Banyak Perangkat
WhatsApp dikabarkan sedang menyiapkan sistem agar satu akun WhatsApp dapat diakses pada multiperangkat sekaligus.
WhatsApp Hadirkan Fitur Penghapus Pesan Otomatis
WhatsApp berencana untuk menghadirkan fitur penghapus pesan otomatis untuk platform-nya.
Fitur Anti-Sadap akan Hadir di WhatsApp
Fitur anti-sadap memungkinkan pengguna untuk menghapus pesan secara otomatis dalam periode waktu tertentu.
0
Akibat Corona, 612 Karyawan di Sumsel Kena PHK
Dampak Covid-19, sebanyak 612 karyawan di Sumatera Selatan di PHK dan ribuan lainnya dirumahkan.