Bandung - Partai Gerindra menempati posisi teratas untuk DPRD Jawa Barat (Jabar) dengan perolehan suara 18,45 persen.

Jika pengumuman akhir KPU dan di Mahkamah Konstitusi (MK) tidak ada persoalan, dipastikan Partai Gerindra mendapatkan kursi Ketua DPRD Jabar periode 2019-2024.

Sebelumnya sudah muncul sejumlah nama digadang-gadang menempati posisi Ketua DPRD Jabar dari Partai Gerindra.

Dua nama kuat muncul yakni, Ketua DPD Partai Gerindra Jabar Brigjen TNI (Purn) Taufik Hidayat dan Sekretaris DPD Partai Gerindra Jabar Abdul Haris Bobihoe.

Menurut Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jabar Daddy Rohanady, proses pemilihan atau penunjukan Ketua DPRD Jabar dan posisi penting lainnya merupakan kewenangan DPP bukan DPD. Artinya DPD Partai Gerindra Jabar hanya akan menerima keputusan DPP.

"Mekanisme pemilihan kader yang ditunjuk untuk menempati posisi Ketua DPRD itu diproses di DPP. Tetapi dari DPD memprioritaskan (merekomendasikan) Ketua DPD atau Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Barat," tutur Daddy saat dihubungi melalui telepon genggamnya di Bandung, Rabu 15 Mei 2019.

Pertimbangan lainnya seperti pengalaman dan kematangan akan sangat dipertimbangkan DPP untuk menunjuk kader menempati posisi Ketua DPRD Jabar periode 2019-2024.

Sementara itu, Brigjen TNI (Purn) Taufik Hidayat dan Abdul Haris Bobihoe belum menanggapi saat Tagar menghubungi untuk mengonfirmasi terkait nama keduanya digadang-gadang menjadi kandidat kuat Ketua DPRD Jabar. []

Baca juga: