UNTUK INDONESIA
Eks Pimpinan KPK Sebut Firli Bahuri Cs Mulai Belajar
Mantan Wakil Ketua KPK periode 2015-2019 Saut Situmorang beranggapan lembaga antirasuah era Firli Bahuri mulai belajar, soal hentikan 36 kasus.
Firli Bahuri. (Foto: Tagar/Popy Rakhmawaty)

Jakarta - Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang coba meyakinkan publik soal keputusan Firli Bahuri Cs yang menghentikan 36 kasus korupsi di tingkat penyelidikan.

"Mereka kan sedang learning organization, mereka mulai bekerja, memilah kasus. Percaya saja dulu kepada KPK," ujar Saut di kawasan Jalan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 23 Februari 2020.

Mantan Wakil Ketua KPK periode 2015-2019 itu mengatakan lembaga antirasuah di eranya juga pernah menghentikan penyelidikan. 

Baca juga: 2 Eks Pimpinan KPK Respons 36 Kasus Korupsi Disetop

Namun, keputusan itu tidak pernah dibocorkan ke publik lantaran ada sangkut pautnya antara pekerjaan mereka dengan perihal keintelijenan.

"Memang ada banyak (yang dihentikan) tapi kami tidak bilang ke publik, itu nature-nya intelijen. Tapi kalau diungkap ke publik tidak apa-apa juga," ujar dia.

Saut menegaskan penghentian penyelidikan adalah bukti KPK ingin segera memberikan kepastian hukum terhadap suatu kasus. Dia juga meminta agar publik tidak serta merta berprasangka buruk kepada kinerja Firli Bahuri Cs yang baru dilantik Presiden Jokowi.

Saut SitumorangSaut Situmorang (Foto: Antara)

Mereka kan sedang learning organization, mereka mulai bekerja, memilah kasus. Percaya saja dulu kepada KPK.

Baca juga: Hentikan 36 Kasus, Pengamat: KPK Tinggal Nisan

Sebelumnya, KPK memastikan penghentian 36 kasus yang masih dalam tahap penyelidikan. Alasannya, lembaga antirasuah tidak menemukan bukti cukup untuk membawa puluhan kasus dugaan tindak pidana korupsi ke tingkat penyidikan.

"Nah, ketika sudah tidak ditemukan bukti permulaan yang cukup, maka untuk menjamin adanya kepastian hukum, tentu kemudian dihentikan," ujar Pelaksana tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Kamis, 20 Februari 2020.

Ali menyatakan penghentian proses perkara penyelidikan yang dilakukan KPK, bukan lah kali pertama. Ada sekitar 162 perkara yang dihentikan penyelidikannya oleh lembaga antirasuah dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. []

Berita terkait
Kata KPK Soal Konflik Kepentingan Setop 36 Kasus
Pimpinan KPK merespons kecurigaan ICW bahwa ada konflik kepentingan dalam keputusan disetopnya 36 kasus dugaan korupsi.
KPK Setop 36 Perkara Korupsi, Kasus RS Sumber Waras?
KPK setop 36 perkara dugaan korupsi. Apakah salah satunya kasus Rumah Sakit (RS) Sumber Waras yang selama ini diusut secara terbuka.
ICW Curiga Ada Kepentingan 36 Kasus Korupsi Disetop
Peneliti ICW mencurigai ada konflik kepentingan dari tindakan Pemimpin KPK menghentikan 36 penyelidikan kasus dugaan korupsi.
0
Ganjar Pranowo, Gubernur Paling Sigap Atasi Covid-19
Ganjar Pranowo dinobatkan sebagai gubernur paling sigap dalam mengatasi pandemi Covid-19. Ini profil Gubernur Jawa Tengah tersebut.