Efek Lockdown Malaysia, Honda dan Toyota Tangguhkan Produksi

Honda dan Toyota menanguhkan produksi kendaraan mereka di Malaysia, setelah negara tersebut me-lockdown wilayahnya 2 Pekan akibat pandemi Covid-19.
Logo Honda dan Toyota. (Foto:Tagar/Ist)

Jakarta - Dua produsen otomotif raksasa asal Jepang menangguhkan produksi kendaraan mereka di Malaysia, setelah negara tersebut me-lockdown total wilayahnya selama dua pekan demi mengantisipasi penyebaran pandemi berkepanjangan Corona Covid-19. 

Di Malaysia, Honda memiliki pabrik sepeda motor di negara bagian Penang dan pabrik mobil di Malaka. Sementara Toyota punya dua pabrik di negara bagian Selangor. Penanguhan produksi bisa berlanjut bila tingkat infeksi di negara Asia Tenggara itu memburuk, dilansir dari Kyodo. 

Sejatinya, industri otomotif Malaysia menjaga jumlah karyawan yang bekerja sebanyak 10 persen atau kurang. Tetapi Honda dan Toyota sepertinya memutuskan bahwa pengurangan tenaga kerja tidak akan cukup untuk menjaga pabrik mereka tetap beroperasi.

Para pejabat mengatakan, meski penjualan mobil baru ditangguhkan, layanan purna jual bagi pemilik mobil akan tetap berjalan. Adapun pabrik sepeda motor Honda di Malaysia memiliki kapasitas produksi 300.000 unit per tahun. 

Sedangkan pabrik mobilnya mampu memproduksi 100.000 unit pertahun. Sementara Toyota memproduksi sekitar 50.000 kendaraan penumpang dan komersial di Malaysia tahun lalu. []

Berita terkait
Toyota Cetak Laba 10,3% di Masa Pandemi
Toyota mencatatkan kinerja cemerlang dengan membukukan penjualan 2,25 triliun yen, melebihi penjualan tahun sebelumnya 2,04 triliun yen.
Toyota Indonesia Siap Produksi Mobil Hybrid Mulai 2022
Toyota Motor Manufacturing Indonesia menjelaskan, produk hybrid produksi dalam negeri bukan hanya untuk konsumen lokal tetapi juga ekspor.
Menperin: Honda Bakal Pindahkan Pabrik dari India ke Indonesia
Menperin mengatakan, Principal Honda di Jepang berencana untuk merelokasi fasilitas pabriknya dari India ke Indonesia.
0
Efek Lockdown Malaysia, Honda dan Toyota Tangguhkan Produksi
Honda dan Toyota menanguhkan produksi kendaraan mereka di Malaysia, setelah negara tersebut me-lockdown wilayahnya 2 Pekan akibat pandemi Covid-19.