UNTUK INDONESIA
Doni Monardo: Lockdown Membuat Corona Makin Meluas
Penerapan lockdown di sejumlah negara justru menyebabkan virus corona semakin meluas.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo di Graha BNPB, Jakarta, 23 Maret 2020. (Foto: ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA).

Jakarta - Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan penerapan lockdown di sejumlah negara justru menyebabkan virus corona semakin meluas. Untuk itu, hingga kini Indonesia tidak menerapkan lockdown.

"Beberapa negara yang telah melakukan lockdown dan kawasan tersebut merupakan kawasan padat penduduk telah menimbulkan wabah yang semakin meluas dan menimbulkan risiko yang sangat besar, " kata Doni usai rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, dalam video conference, di Jakarta, Senin, 27 April 2020.

Baca Juga: Update Corona Indonesia: 9.096 Positif, 1.150 Sembuh 

Seperti diketahui, sejumlah negara telah menerapkan lockdown antara lain India, Italia, Spanyol, Prancis, dan China. Doni menekankan bahwa keputusan lockdown tidak menghasilkan sesuatu yang maksimal. 

Namun, ia mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga kesehatan terutama meningkatkan imunitas tubuh, menjaga kebersihan dan selalu menjaga jarak. "Selama mengikuti isolasi mandiri diharapkan kegiatan aktivitas di sekitar pemukiman tetap dilakukan," tutur Doni.

RS Darurat Siap DigunakanKetua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang juga Ketua BNPB Doni Monardo (kedua kiri) bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (ketiga kanan), Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kedua kanan), Menteri Kesehatan Terawan Putranto (kanan), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (kiri) memberikan keterangan pers usai meninjau RS Darurat Covid-19 di kompleks Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, Minggu, 22 Maret 2020. (Foto: Antara/Galih Pradipta)

Menurutnya, pilihan untuk tidak lockdown adalah satu upaya yang sangat baik. "Kita semua mampu menjaga keseimbangan antara memperhatikan aspek kesehatan dan memperhatikan aspek psikologis masyarakat," ujar Doni.

Diketahui, kasus penambahan pasien positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia masih terjadi. Menurut Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto,  hingga Senin, 27 April 2020 pukul 12.00 WIB, pasien yang positif corona bertambah sebanyak 214 orang.

Baca JugaWabah Corona, Petani Tanaman Herbal Kebanjiran Order

"Pada periode hari ini sampai pukul 12.00 terkonfirmasi kasus positif baru sebanyak 214 orang, sehingga totalnya menjadi 9.096 orang," kata Achmad Yurianto. []

Berita terkait
Cerita Bahagia Menhub Budi Karya Sembuh dari Corona
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menceritakan kebahagiaannya bisa sembuh dari virus corona atau Covid-19, yang menginfeksinya sejak Maret 2020
Penyebab Perbedaan Hasil Swab Pasien Corona di Taput
Hasil tes swab seorang pasien di Kabupaten Tapanuli Utara, berbeda antara yang dikeluarkan RS USU dan Litbangkes Jakarta.
Update Corona Indonesia: 9.096 Positif, 1.150 Sembuh
Kasus penambahan positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia masih terjadi. Pasien positif corona bertambah sebanyak 214 orang.
0
Jokowi Saksikan Ketua MA Syarifuddin Mengucap Sumpah
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyaksikan pengucapan sumpah M. Syarifuddin sebagai Ketua Mahkamah Agung (MA) periode 2020-2025.