Disney di California Digugat Karena Bayar Gaji Perempuan Lebih Rendah Daripada Pria

Gugatan itu sendiri mencakup sekitar 12.500 karyawan perempuan Disney saat ini atau mantan karyawan
Logo toko Times Square Disney terlihat di Times Square, New York City, AS, 5 Desember 2019. (Foto: voaindonesia.com/REUTERS/Nick Pfosi)

TAGAR.id, California, AS - Walt Disney dituduh secara sistematis menggaji karyawan perempuan di California, Amerika Serikat (AS) dengan upah rendah. Gugatan itu mengklaim karyawan perempuan di negara bagian itu memperoleh 150 juta dolar AS (setara dengan Rp 2.256.045.000.000) lebih rendah daripada rekan pria mereka selama delapan tahun.

Berkas yang diajukan di Pengadilan Agung Kabupaten Los Angeles pada Jumat, 30 Juni 2023, bertujuan untuk meyakinkan hakim untuk mengesahkan gugatan perdata yang berusia empat tahun itu gugatan kelompok (class action).

Gugatan itu sendiri mencakup sekitar 12.500 karyawan perempuan Disney saat ini atau mantan karyawan yang bekerja penuh waktu dan menempati posisi di bawah tingkat wakil presiden.

Analisis data sumber daya manusia Disney dari April 2015 hingga Desember 2022 menemukan karyawan perempuan Disney dibayar sekitar 2 persen lebih rendah daripada rekan laki-laki, menurut berkas perkara itu.  

Disney membantah temuan tersebut.

"Pernyataan penggugat tentang dugaan kesenjangan gaji antara perempuan dan laki-laki hanyalah salah, yang akan kami tunjukkan melalui litigasi," kata Shawna M. Swanson, penasihat umum asosiasi dan kepala fungsi hukum ketenagakerjaan untuk Disney.

Gugatan tersebut pertama kali diajukan oleh LaRonda Rasmussen pada 2019, setelah dia mengetahui bahwa enam pria dengan jabatan yang sama menerima gaji lebih tinggi, termasuk satu karyawan baru. Karyawan yang baru punya pengalaman sedikit, itu digaji 20.000 dolar AS (setara dengan Rp 300.806.000) lebih besar, menurut pengaduan tersebut. Sembilan karyawan Disney saat ini atau sebelumnya bergabung dalam gugatan tersebut.

Upah yang lebih rendah untuk perempuan di California merupakan bentuk pelanggaran Undang-Undang Pembayaran Setara negara bagian dan Undang-Undang Ketenagakerjaan dan Perumahan yang Adil. (ah/ft)/Reuters/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Disney Hapus Satu Episode The Simpsons dari Layanan Streaming di Hong Kong
Sebuah episode dari film The Simpsons dari layanan streamingnya di Hong Kong karena memuat sebuah pernyataan mengenai kamp kerja paksa di China