UNTUK INDONESIA
Diperiksa KPK, Wahyu Setiawan: Ditanya Banyak Sekali
Tersangka kasus dugaan suap penetapan kursi DPR periode 2019-2024 Wahyu Setiawan mengaku mendapat berondongan pertanyaan dari penyidik KPK.
Tersangka kasus dugaan suap penetapan kursi DPR periode 2019-2024 esk Komisioner KPU Wahyu Setiawan usai menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan Persada, Selasa, 21 Januari 2020. (Foto: Tagar/Yaqin)

Jakarta - Tersangka kasus dugaan suap penetapan kursi DPR periode 2019-2024 esk Komisioner KPU Wahyu Setiawan menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan Persada, Selasa, 21 Januari 2020. Wahyu mengaku mendapat berondongan pertanyaan dari penyidik KPK.

Wahyu yang mengenakan rompi oranye lengkap dengan borgol di tangan selesai diperiksa pukul 19.35 WIB. Ketika keluar gedung Merah Putih KPK, dia enggan mengungkapkan apa saja pertanyaan yang diajukan penyidik lembaga antirasuah. 

"Pertanyaannya banyak sekali, saya lupa, banyak sekali," ucap dia sambil nyelonong memasuki mobil KPK.

Harun diperiksa sebagai saksi untuk tersangka lain calon legislatif PDI Perjuangan (PDIP) Harun Masiku. KPK telah menetapkan Harun yang tak kunjung menyerahkan diri ke dalam daftar pencarian orang (DPO) pada Senin malam, 20 Januari 2020.

Wahyu dan Harun  ditetapkan KPK menjadi tersangka kasus dugaan suap perebutan kursi calon legislatif DPR dalam mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) pada Kamis, 9 Januari 2020.

Selain Wahyu dan Harun, dua orang lain juga berstatus tersangka dalam kasus ini, yaitu orang kepercayaannya Wahyu sekaligus eks anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Agustiano Tio Fridelina dan dari unsur swasta, Saeful Bahri.

Belakangan nama Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto terseret dalam kasus ini. Indikasi ketika tim KPK berencana menggeledah ruang kerja Hasto di kantor DPP PDIP, Jalan Diponogoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 9 Januari 2020.

Namun, Hasto membantahnya dengan menyebut kabar tersebut framing tidak bertanggung jawab. "Kami percayakan dengan berita ini menunjukkan adanya berbagai kepentingan yang ikut membuat framing. Tetapi sebagai parpol yang menang dua kali berturut-turut yang selalu mengalami ujian-ujian sejarah, terpaan badai," kata Hasto di sela-sela Rakernas PDIP I dan HUT ke-47 PDIP di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Jumat, 10 Januari 2020. []

Berita terkait
Sprinlidik Wahyu Bocor Atas Tekanan PDIP ke KPK?
Pakar meminta ada pemeriksaan terkait bocornya sprinlidik KPK di kasus Wahyu Setiawan apakah ada tekanan dari PDIP atau tidak.
Hasto Bantah di PTIK saat KPK OTT Wahyu Setiawan
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto membantah berlindung di PTIK ketika KPK OTT Komisioner KPU Wahyu Setiawan.
Demokrat Duga Keberadaan Harun Masiku Direkayasa
Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menduga keberadaan tersangka kasus suap perebutan kursi anggota DPR, Harun Masiku, direkayasa sejumlah pihak.
0
Usulan KPAI Akhirnya Ditanggapi Kwarnas Pramuka
Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka menanggapi usulan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), untuk mengevaluasi ekstrakurikuler wajib sekolah.