Diam-diam Goldman Sachs Mulai Perluas Layanan Aset Kripto

Coindesk melaporkan, Goldman baru menawarkan layanan itu ke sejumlah klien terbatas. Goldman Sachs menolak bicara mengenai hal ini.
Goldman Sachs. (Foto: Tagar/Yahoo UK)

Jakarta - Jumlah perusahaan keuangan raksasa kelas dunia yang memperluas layanannya ke aset digital bertambah. Salah satunya adalah Goldman Sachs Group.

Sebagaimana dilansir Coindesk, Sabtu, 24 Juli 2021, Goldman melalui divisi pialang kelas atas kini telah menawarkan layanan kliring dan setelmen exchange-traded product (ETP) berbasis uang kripto untuk sejumlah hedge fund yang menjadi kliennya di Eropa.

Mengutip sejumlah sumber yang mengetahui masalah tersebut, Coindesk melaporkan, Goldman baru menawarkan layanan itu ke sejumlah klien terbatas. Namun bank itu sedang mempertimbangkan untuk meluncurkan layanan serupa ke basis pelanggan yang lebih luas. Goldman Sachs menolak berkomentar tentang masalah ini.

Bank global asal Amerika Serikat (AS) itu pada Maret lalu memulai kembali unit perdagangan kripto atau cryptocurrency, di tengah meningkatnya minat lembaga keuangan mainstream terhadap bitcoin. 

Goldman mengatakan sedang mencari cara untuk memenuhi lonjakan permintaan untuk memiliki dan berinvestasi dalam cryptocurrency paling populer.

Goldman adalah salah satu dari beberapa perusahaan keuangan mainstream yang merambah bisnis kripto. 

Kendati, uang kripto belum lepas dari kecenderungan perubahan harga yang liar serta kecenderungan semakin banyaknya regulator yang kontra terhadap aset digital.

Menurut laporan media, bank saingan Morgan Stanley dan JPMorgan Chase & Co juga mulai memberi klien akses ke dana kripto. []

Baca Juga: Pemerintah Indonesia Sedang Rampungkan Bursa Aset Kripto

Berita terkait
Goldman Sachs: Ethereum Gantikan Bitcoin di Masa Depan
Perusahaan investasi ini menyebut Ether bisa memberikan potensi menjadi penyimpanan nilai digital yang dominan di masa depan.
Elon Musk Akui Investasi Terbesarnya Ada di Aset Kripto
Harga beberapa cryptocurrency atau uang kripto besar, termasuk tiga yang dimiliki Elon Musk, naik tajam dalam beberapa bulan terakhir.
Setengah Juta Penambang Kripto di China & Iran Eksodus ke AS
AS dengan cepat menjadi kesayangan baru dunia penambangan Bitcoin. Negara ini adalah tujuan penambangan terbesar kedua di dunia.
0
Diam-diam Goldman Sachs Mulai Perluas Layanan Aset Kripto
Coindesk melaporkan, Goldman baru menawarkan layanan itu ke sejumlah klien terbatas. Goldman Sachs menolak bicara mengenai hal ini.