Jakarta - Tak ada respon berlebih dari Manchester City saat kembali bertemu Tottenham Hotspur di Liga Premier Inggris. Kegagalan tragis dan memalukan memang masih membekas. Namun itu menjadi pemicu untuk meraih kemenangan. Jadi, City tetap diyakini mampu mengatasi perlawanan Tottenham dalam duel di Stadion Etihad, Sabtu, 20 April 2019. Persoalannya, mampukah City meraih kemenangan besar?

Manajer City Pep Guardiola memastikan kondisi psikis pemainnya sudah lebih baik. Mereka bakal bangkit dan move on saat menatap laga berikutnya menghadapi lawan sama, Tottenham. 

Ya, Tottenham telah menyakiti The Citizens di Liga Champions. Gol Raheem Sterling di injury time yang kemudian dianulir wasit setelah melihat VAR langsung menghentikan pesta kemenangan City. Meski unggul 4-3, namun mereka tetap gagal ke semifinal karena agregat kedua tim menjadi 4-4 dan Tottenham mampu mencetak gol tandang. 

Hanya laga di Liga Premier ini bukan sekadar penuntasan dendam atas kegagalan di Liga Champions. City butuh kemenangan demi menjaga persaingan dengan Liverpool dalam perburuan gelar juara liga. Saat ini, City yang menduduki peringkat dua memiliki poin 83. Tertinggal dua poin dari pimpinan klasemen Liverpool. 

Motivasi meraih tiga poin di laga kandang menjadikan Sergio Aguero dkk diunggulkan meraih kemenangan. Apalagi, Guardiola bisa menurunkan skuat terbaik. Namun dia harus waspada karena pemain mengalami kelelahan usai laga penuh emosional di pertengahan pekan itu.

Tak hanya itu, City menghadapi pekan yang berat. Setelah menjamu Tottenham, mereka kemudian melakoni laga tandang dalam derbi Manchester di pertengahan pekan. Mereka dijamu Manchester United di Old Trafford, Rabu, 24 April 2019. Guardiola akhirnya memilih merotasi pemain agar mereka tetap bugar di dua pertandingan krusial itu. 

Rotasi dilakukan di sektor belakang dengan turunnya Nicolas Otamendi dan John Stones di jantung pertahanan City. Sedangkan Kyle Walker dan Benjamin Mendy tetap dimainkan. Gelandang Fernandinho menjadi pilihan pertama menggantikan Ilkay Gundogan. Begitu pula David Silva yang mengisi lini tengah bersama Kevin De Bruyne. Dengan skema 3-4-3, Sterling akan bahu-membahu dengan Leroy Sane dan Aguero.

Kondisi Tottenham juga kurang meyakinkan karena kehilangan striker Harry Kane. Di belakang, manajer Mauricio Pochettino mengandalkan trio Toby Alderweireld, Davinson Sanchez dan Jan Vertonghen. Ini memang agak berbeda karena Tottenham biasa memakai back four. Bek Kieran Trippier akan didorong untuk bermain sebagai bek sayap. 

Lini tengah tidak banyak berubah. Sedangkan di depan, Son Heung-min akan berduet dengan Lucas Moura. Striker Fernando Llorente yang mencetak satu gol di pertandingan Liga Champions bakal kembali dibangkucadangkan. 

City tampaknya sangat diunggulkan. Terbukti, Tottenham di-voor bursa 1 3/4. Peluang mencetak minimal dua gol kemungkinan besar bisa dilakukan City. Persoalannya, barisan pertahanan tuan rumah harus memperhitungkan Son. Pemain depan asal Korea Selatan ini sedang on fire. Dirinya selalu mencetak gol di dua pertandingan Liga Champions melawan City. [] 

Bursa
Manchester City
vs Tottenham Hotspur 0:1 3/4 (tips Manchester City)

Prakiraan Susunan Pemain

Manchester City (4-3-3): Ederson-Walker, Stones, Otamendi, Mendy; De Bruyne, Fernandinho, Silva; Sterling, Aguero, Sane

Tottenham Hotspur (3-4-1-2): Lloris-Alderweireld, Sanchez, Vertonghen; Trippier, Wanyama, Eriksen, Davies; Alli; Lucas, Son

Baca juga: 

Lawan Tottenham Lagi, City Dibayangi Kegagalan

Pesta Jadi Duka, Untung Man City Tak Sujud Syukur

Dikalahkan Man City, Tottenham Tetap ke Semifinal

Man City vs Hotspur, Susunan Pemain dan Prediksi

Hancurkan Huddersfield, Tottenham ke Posisi 3