Pemerintah Kota Makassar

Christine Hakim, Artis yang Raih Banyak Penghargaan

Raih banyak penghargaan, Christine Hakim seorang artis, produser, dan juga aktivis yang masih eksis di umur 64 tahun
Christine Hakim (Sumber: imdb.com)

Jakarta - Herlina Christine Natalia Hakim atau yang lebih dikenal dengan Christine Hakim lahir di Kuala Tungkal, Jambi, pada 25 Desember 1956. Memiliki darah campuran Aceh-Banten dari sang Ayah, Syarif Hakim Tahar dan Jawa dari Ibu. Christine Hakim tumbuh dan besar di Yogyakarta, dengan mimpi menjadi seorang arsitek dan psikolog.

Namun, semua mimpi Christine berubah setelah memainkan peran di dalam film Cinta Pertama pada tahun 1973. Karya dari sutradari Teguh Karya ini langsung membawanya meraih Piala Citra untuk Pemeran Utama Wanita Terbaik dalam ajang Festival Film Indonesia tahun 1974. Semenjak itu, Christine Hakim menetapkan kariernya dalam dunia seni peran.

Tahun berikutnya, Christine terus meroket dengan membintangi sejumlah film dan penampilannya dalam film Sesuatu yang Indah kembali membawanya meraih penghargaan Piala Citra pada ajang Festival Film di Indonesia 1977. Setelahnya, Christine Hakim mempertahankan gelar tersebut dengan kembali meraih beberapa penghargaan sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik pada ajang Festival Film Indonesia, Pengemis dan Tukang Becak pada tahun 1979, di Balik Kelambu pada tahun 1983, Kerikil-Kerikil Tajam pada tahun 1985, dan Tjoet Nja’ Dien pada tahun 1988.

Christine HakimChristine Hakim. (Foto: Asia Pacific Screen Awards)

Sederet prestasi dan puluhan film sudah diraih oleh Christine Hakim, bakatnya dalam bidang seni peran pun akui secara internasional dengan banyak mendapatkan penghargaan, diantarnya Asia Pacific Film Festival, Asia Pacific Screen Awards, Piala Maya dan berkesempatan menjadi Dewan Juri Festival Film Internasion Cannes (FFIC) ke-55 di Prancis 15-26 Mei 2002, bersama dengan bintang Hollywood Sharon Stone, dan Michelle Yeoh.

Christine Hakim mulai aktif sebagai seorang aktivis pada tahun 2000-an dengan fokus dunia pendidikan hingga tepilih menjadi Duta Indonesia untuk UNESCO pada masalah pendidikan sejak 2008. Dia juga membangun Christine Hakim Foundation untuk mempromosikan pendidikan tentang autisme. Christine Hakim terus mencoba hal baru, dia sempat menjadi produser dalam film Daun di Atas Bantal pada tahun 1998, tak menyerah kembali lagi dia mencoba menjadi produser dalam film Pasir Bersisir pada tahun 2021 yang makin melambungkan Namanya sebagai produser.

Christine Hakim dan suamiChristine Hakim dan suami, Joreon Lezer (Sumber: facebook.com/christinehakimfanpage)

Christine sangat menghindari diskusi yang membahas kehidupan pribadinya, asramanya terpantau oleh publik setelah melangsungkan pernikahan dengan Jeroen Lezer pada tahun 2000 silam, yang merupakan produser film, penulis dan juga aktor asal Belanda. Mereka juga diketahui mengadopsi seorang anak (dari berbagai sumber). []

- Joevita Aurora

Chritine Hakim dan Empat Artis Kritik Fim G30S/PKI

Lima Seleb Kelahiran 25 Desember

Deretan Sosok Kartini di Kancah Film Indonesia

Perempuan Tanah Jahanam Sabet 6 Piala Citra FFI 2020

Berita terkait
Christine Hakim dan Empat Artis Kritik Film G30S/PKI
Christine Hakim salah satu aktris yang kontra dengan penayangan film G30S/PKI. Namun, ada beberapa artis juga yang pro dengan film tersebut.
0
Christine Hakim, Artis yang Raih Banyak Penghargaan
Raih banyak penghargaan, Christine Hakim seorang artis, produser, dan juga aktivis yang masih eksis di umur 64 tahun