UNTUK INDONESIA
Cek Fakta: Pasar Tanah Abang Ditutup karena Corona
Beredar kabar yang menyebutkan bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan penutupan pasar regional Tanah Abang karena virus corona.
Pasar Tanah Abang. (Foto: Antara)

Jakarta - Baru-baru ini beredar kabar yang menyebutkan bahwa Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan penutupan sementara terhadap pasar regional Tanah Abang menyusul kian merebaknya wabah virus corona. Berita tersebut beredar dan tersebar melalui berbagai platform media sosial dan grup-grup aplikasi pesan singkat WhatsApp.

Dalam berita berbentuk seperti rilis resmi dari pihak PD Pasar Jaya itu, keputusan penutupan pasar regional Tanah Abang dilakukan demi mendukung imbauan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang terus melakukan pemantauan penyebaran virus Covid-19.

"Jakarta, 13 Maret 2020 - Menyikapi merebaknya wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia khususnya DKI Jakarta, serta sesuai instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta sore ini bahwa untuk mencegah dan sebagai upaya preventif penyebaran virus corona (covid-19) untuk menutup sementara selama 2 minggu pasar regional tanah abang

Maka Manajemen PD Pasar Jaya turut mendukung himbauan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut yang terus melakukan pemantauan penyebaran virus Covid-19.

Sebagai kawasan Perbelanjaan yang kerap dikunjungi ribuan pengunjung setiap harinya, Pasar regional Tanah Abang akan melakukan penutupan sementara waktu seluruh unit blok perdagangan

Sesuai dengan Instruksi Gubernur DKI Jakarta No.16 Tahun 2020 Tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Diseae (COVID-19) maka kami harus melakukan penutupan sementara pasar regional tanah abang sejak Sabtu, 14 Maret 2020 sampai 27 Maret 2020 meskipun sampai saat ini belum ditemukan kasus COVID-19 yang dilaporkan di pasar tanah abang.

"Kami berharap dengan kebijakan penutupan sementara waktu kawasan perdagangan tanah abang dapat meminimalisir penyebaran penyakit akibat virus covid-19",

Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, namun keputusan ini harus kami ambil karena kenyamanan, keamanan dan kesehatan pengunjung, masyarakat, karyawan dan seluruh stakeholders merupakan prioritas kami.

Terima kasih atas dukungan dan pengertian seluruh stakeholders Pasar tanah Abang Semoga dalam waktu dua minggu kedepan situasi dan kondisi akan kembali pulih dan kondusif.

Informasi Media:

PD pasar jaya."

Cek Fakta:

Jurnalis Tagar melakukan konfirmasi langsung mengenai kabar tersebut kepada Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin. Dalam keterangannya, ia membantah adanya berita mengenai penutupan sementara pasar regional Tanah Abang karena isu virus corona.

Baca juga: Cek Fakta: Bali Bakal Lockdown karena Virus Corona

Menurutnya, berita yang beredar merupakan kabar bohong atau hoaks. Ia memastikan, sebaran yang beredar melalui media sosial dan grup pesan singkat itu merupakan imbauan dan pemberitahuan terkait penutupan sejumlah tempat wisata di Jakarta, yang disunting (di-edit) sedemikian rupa sehingga menjadi informasi yang menyesatkan.

"Selebaran yang beredar hanya copy-an dari penutupan Ancol, dan diganti dengan nama PD Pasar Jaya," kata Arief kepada Tagar, Senin, 16 Maret 2020. []

Berita terkait
Presiden Brasil Bantah Kabar Positif Virus Corona
Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengeluarkan pernyataan bantahan mengenai kabar yang sempat menyebutnya positif terinfeksi virus corona.
Cek Fakta: Benarkah Ganja Bisa Membunuh Virus Corona
Sebuah tangkapan gambar berisi sebuah artikel berbahasa Inggris menuliskan bahwa tanaman ganja dapat membunuh virus corona viral di dunia maya.
Data Sebaran Pasien Virus Corona di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merilis data penyebaran pasien yang dinyatakan positif terjangkit virus corona (covid-19) di Jakarta.
0
Viral Tenaga Medis Covid Sumut Diduga Diusir Hotel
Tenaga medis RS GL Tobing Sumatera Utara diduga diusir dari hotel tempatnya menginap di Deli Serdang. Bagaimana tanggapan Gugus Tugas Covid-19?