Cek Fakta: Benarkah Covid-19 di RI Kategori A1 High Risk?

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan WHO tidak pernah membuat klasifikasi untuk suatu negara.
Ilustrasi Covid-19. (Foto: Tagar/Pixabay)

Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan informasi mengenai status Covid-19 di Indonesia yang masuk kategori A1 High Risk dari Organisasi Kesehatan Dunia PBB (WHO) yang beredar di media sosial dan aplikasi perpesanan tidak benar atau hoaks

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan WHO tidak pernah membuat klasifikasi untuk suatu negara.

"Kami sudah memverifikasi informasi tersebut kepada WHO dan mendapatkan keterangan bahwa WHO tidak pernah membuat klasifikasi negara dengan predikat A1 dan kode lainnya," ujar Siti Nadia dalam keterangannya, Sabtu, 26 Juni 2021.

"Situasi masing-masing negara dilaporkan dalam laporan situasional yang diterbitkan WHO setiap minggu dan dapat diakses publik," katanya.

Secara umum sejak 11 Maret 2020, kata Nadia, kondisi pandemi diumumkan oleh WHO sebagai pernyataan bahwa seluruh dunia berkategori risiko tinggi (high risk) penyebaran Covid-19.


Kami sudah memverifikasi informasi tersebut kepada WHO dan mendapatkan keterangan bahwa WHO tidak pernah membuat klasifikasi negara dengan predikat A1 dan kode lainnya.


Dia menambahkan, aturan tentang travel band penumpang asal negara tertentu biasanya dipraktekkan Health Quarantine atau Kantor Kesehatan Pelabuhan atau pemerintah negara tujuan.

Menurut Nadia, ini sudah merupakan praktik umum dalam International Health Regulations sejak 2005.

"Jadi, keputusan itu adalah hak masing-masing negara sama seperti saat ini tidak menerima WNA dari India, Pakistan, bahkan kemarin sempat juga dari Inggris," katanya. []

Baca Juga: Jabar Saber Hoaks Klarifikasi 51 Hoaks Vaksinasi Covid-19

Berita terkait
AM Hendropriyono Ungkap Konspirasi dan Hoaks soal Covid-19
Tokoh Militer Indonesia, AM Hendropriyono mengungkap bahwa informasi covid adalah bakteri dan bukan virus, merupakan hoaks.
Respons Ganjar Pranowo soal Beredarnya Hoaks Vaksin Covid-19
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta masyarakat mengabaikan informasi hoaks terkait vaksin Covid-19.
Facebook & Instagram Bakal Hapus Postingan Hoaks Vaksin Covid-19
Facebook dan Instagram bakal melakukan penghapusan sepihak terhadap postingan klaim palsu atau hoaks tentang vaksin Covid-19.
0
Cek Fakta: Benarkah Covid-19 di RI Kategori A1 High Risk?
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan WHO tidak pernah membuat klasifikasi untuk suatu negara.