Buronan yang Membakar Janda di Kulon Progo Ditangkap Polisi

Polres Kulon Progo menangkap buronan pembakar seorang janda di Kulon Progo di dekat Pasar Cikli, Kapanewon Temon, Kulon Progo.
Satreskrim Polres Kulon Progo saat menangkap buronan pembakar seorang janda di Nanggulan, Kulon Progo. (Foto: Tagar/Istimewa/Harun Susanto)

Kulon Progo - Kepolisian Resor Kulon Progo akhirnya menangkap pelaku pembakaran terhadap seorang perempuan di wilayah Banyuroto, Nanggulan pada 5 September 2020. Pelaku bernama Agus Triyokopari Sudo ditangkap di sekitar Pasar Cikli, Kapanewon Temon, Kulon Progo, Kamis, 29 Oktober 2020.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Kulon Progo, Inspektur Satu I Nengah Jeffry mengatakan pengungkapan tersangka berawal dari adanya informasi diperoleh anggota Kepolisian Sektor Pengasih terkait keberadaan Agus. 

Setelah dilakukan penyisiran, pelaku kami tangkap saat melintas di dekat Pasar Cikli.

Berdasarkan informasi tersebut, kemudian dilakukan penyelidikan berkoordinasi dengan Polsek Nanggulan dan juga Satreskrim Polres Kulon Progo.

"Setelah dilakukan penyisiran, pelaku kami tangkap saat melintas di dekat Pasar Cikli. Setelah diperiksa pelaku mengakui jika dia telah membakar korban CA,” ucap I Nengah Jeffry, di Kulon Progo, Kamis, 29 Oktober 2020.

Baca juga:

Jefri menambahkan upaya pencarian dan penangkapan DPO Agus Triyokopari telah dimulai pada hari Selasa tanggal 27 Oktober 2020 pukul 10.00 WIB. Upaya pencarian DPO menyasar ke daerah Tawangsari di Kapanewon Pengasih dan sekitaran Pasar Cikli di Kapanewon Temon.

Selanjutnya pada hari Kamis Tanggal 28 Oktober 2020 sekira pukul 08.00 WIB, penangkapan terhadap DPO atas nama Agus Triyokopari Sudo berhasil dilakukan di sekitar Pasar Cikli

"Selanjutnya dibawa untuk diperiksa," ucap Jeffry.

Diberitakan sebelumnya, Agus Trikoyopari Sudo ditetapkan sebagai DPO karena telah melakukan penyiraman bensin dan kemudian membakar korban atas nama Catur Atminingsih usia 51 tahun, warga Banyuroto, Nanggulan, Kulon Progo pada tanggal 5 September 2020. Berdasarkan keterangan dari korban dan sejumlah saksi, dugaan pelaku mengarah pada Agus Triyokopari Sudo.

Hanya saja saat akan dilakukan penangkapan, dia sudah terlebih dahulu melarikan diri. Adapun akibat pembakaran tersebut, korban mengalami luka bakar hingga 50 persen. Namun setelah menjalani perawatan selama 60 hari di RSUD Wates, korban meninggal dunia pada tanggal 17 Oktober 2020.[]

Berita terkait
Upaya Membangkitkan Industri Batik di Kulon Progo
Dekranasda dan Pemkab menggelar Gelar Karya Batik Kulon Progo di era pandemi Covid-19. Langkah ini sebagai upaya membangkitkan industri batik.
Eksistensi Musisi Kulon Progo Lewat Menoreh Music Fest
Band lokal Kulon Progo tampil dalam Menoreh Music Fest. Acara berlangsung 26-29 Oktober dan disiarkan live streaming di chanel YouTube Disbud.
Cara Licik Pak Dukuh Gelapkan BST Dana Desa di Kulon Progo
Seorang Dukuh di Kulon Progo ditangkap dengan dugaan penggelapan dana bantuan tunai penanganan dampak pagebluk dari alokasi Dana Desa.
0
Simak 5 Aplikasi dan Situs Simulasi Tes CPNS
Terdapat lima aplikasi dan situs simulai tes CPNS 2021 yang sudah disiapkan untuk mengisi kota sebanyak 105.777 dari 189.102 formasi ASN yang ada.