UNTUK INDONESIA
BJ Habibie Pernah Dorong Rektor Unhas ke Danau
Presiden Indonesia ketiga Bacharuddin Jusuf Habibie punya banyak cerita dan kenangan saat berada di Makassar. Berikut kenangan Habibie di Makassar
Presiden ketiga RI BJ Habibie. (Foto: wikipedia.org)

Makassar – Presiden Indonesia ketiga Bacharuddin Jusuf Habibie punya banyak cerita saat berada di Makassar, selain karena kota kelahiran Habibie di Parepare (154 KM) dari kota Makassar, Habibie juga begitu dekat dengan kalangan akademik.

Mengutip laman penerbit kampus Identitas Unhas, di bulan Mei 1991, saat BJ Habibie masih menjadi Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) pernah mendorong mantan rektor Unhas Prof Ahmad Amiruddin hingga nyebur di Danau Unhas.

Keinginan untuk nyebur di Danau Unhas sebenarnya memang diinginkan oleh Prof Amiruddin, sebagai bagian dari nasarnya jikalau pembangunan Kampus Unhas Tamalanrea telah rampung sepenuhnya.

“BJ Habibie secara sengaja mendorong dua mahaguru besar Prof Ahmad Amiruddin dan Prof Makagiansar ke Danau Unhas Tamalanrea,” tulisan salah satu berita Identitas terbitan akhir bulan Mei 1991.

Kehadiran Habibie di Kampus Unhas saat itu untuk memberikan kuliah umum di Auditorium Unhas. Bersama beberapa pejabat, ia berkunjung ke danau Unhas yang baru rampung. Habibie kemudian ngotot mendorong Prof Ahmad Amiruddin, yang saat itu sudah menjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Susel).

Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan itu juga ikut mendorong Prof Dr M Makagiansar, Mantan Dirjen Dikti ke Danau Unhas Tamalanrea.

Selain kenangan itu, Habibie juga tercatat pernah mendapat gelar kehormatan di Universitas Hasanuddin Makassar pada tahun 2006 lalu. Gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dari Unhas dalam bidang teknologi dan peradaban.

Suami dari mendiang Ainun Besari itu menerima gelar Doktor kehormatan pada Dies Natalis ke-50 Unhas. Gelar Doktor HC yang diterima Habibie saat itu merupakan kali kelima yang dilakukan oleh Unhas.

Sebelum Habibie, empat lainnya yang menerima HC lebih awal adalah Presiden pertama RI, Ir. Soekarno untuk bidang politik dan interelasi bangsa-bangsa, mantan Wakil Presiden Muhammad Hatta dalam bidang ekonomi koperasi, Chaerul Saleh pada bidang peran pemuda dalam pembangunan dan mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela di bidang perdamaian dan peradaban.

Ketua Tim Promotor prosesi penganugerahan doktor kehormatan Unhas, Prof Halide, Unhas hanya memberi gelar kehormatan kepada seseorang yang telah berjasa luar biasa bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kebudayan dan peradaban.

Sekurang-kurangnya ada tujuh pertimbangan tim promotor yang diprakarsai mantan Rektor Unhas, Prof Rady A Gani untuk menganugerahan gelar kehormatan, antara lain memiliki kecemerlangan dan kemampuan intelektual yang tinggi, berbudi luhur, serta memiliki integritas kepribadian yang patut diteladani.

Habibie, ilmuwan multidimensional yang kepakarannya diakui dunia, pada 1974 kembali ke Indonesia, setelah menyelesaikan studi dan malang melintang berkerja di negeri idamannya Jerman. []

Baca juga:

Berita terkait
BJ Habibie Sosok di Balik Pengembalian Nama Makassar
BJ Habibie adalah sosok dibalik pengembalian nama Kota Ujung Pandang ke Makassar di masa masih memegang kekuasaan di RI.
Caleg 'Narkoba' asal PPP di Makassar Tidak Dilantik
Politikus muda asal PPP yang terpilih sebagai anggota DPRD Makassar 2019-2024, tidak ikut dalam pelantikan karena tersandung narkoba.
Gadis Kendari di Makassar Nyaris Diperkosa
Gadis asal Kendari nyaris menjadi korban pemerkosaan oleh pria yang di kenalnya di Sosmed. Beruntung dia berhasil melarikan diri.
0
Kabut Asap Kebakaran Hutan Mulai Mengepung Aceh
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah di Pulau Sumatera mulai meluas ke Banda Aceh. Diharapkan masyarakat memakai masker.