Bisa Mapan dengan Gaji Rp5 Juta, Bagaimana Caranya?

Ada juga yang mengatakan bahwa gaji Rp8 juta untuk menghidupi 1 orang anak saja dirasa kurang, namun ada yang beranggapan cukup.
Mapan dengan Gaji Cukup (Foto: Tagar/Freepik)

Jakarta - Berbicara masalah gaji merupakan hal yang sensitif, terlebih bagi masyarakat Indonesia. Keinginan menghasilkan uang dengan hasil jerih payah sendiri memanglah hal yang sangat diinginkan. Namun sebenarnya berapa gaji yang ideal?

Jika berbicara seputar ideal, tentulah relatif. Hal ini karena setiap orang mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda. Anggapan dari berbagai pihak pun bermunculan, seperti gaji Rp5 juta saat masih lajang dan fresh graduate merupakan hal yang besar. 

Ada juga yang mengatakan bahwa gaji Rp8 juta untuk menghidupi 1 orang anak saja dirasa kurang, namun ada yang beranggapan cukup.

Jika ditelaah lebih lanjut, sebenarnya semua itu tergantung dari gaya hidup masing-masing. Karena jika kamu selalu berfokus pada gaji dan tidak memikirkan cara untuk mengelolanya dengan bijak, mau gaji sebesar apapun, kamu akan merasa selalu kurang.

Balik lagi pada pernyataan di awal, bisakah kita mapan dengan pendapatan Rp5 juta? Terlebih kehidupan di kota sangat dipengaruhi oleh gaya hidup dan berbagai kebutuhan yang mahal. Namun sebenarnya kamu bisa mencapai tujuan finansial mu dan mapan dengan gaji Rp5 juta, yuk disimak caranya sebagai berikut.


1. Alokasikan Kebutuhan Bulanan

Banyak sekali metode yang sudah mengajarkan cara mengontrol keuangan dengan angka, seperti 50-30-20. Uang gajian sebesar 50% untuk kebutuhan pokok, 30% untuk investasi dan menabung, serta 20% untuk hiburan.

Lalu ada metode lainnya yang mengajarkan 10-20-30-40 atau terdapat juga 60-20-20. Kamu bisa memilih berbagai metoe ini sesuai dengan kebutuhanmu. Oleh sebab itu, hitunglah pengeluaranmu per bulannya agar menghindari adanya kelebihan pengeluaran.

Idealnya, kebutuhan pokok itu tidak lebih 40% dari penghasilanmu. Seperti jika pendapatanmu Rp5 juta, maka sebaiknya kebutuhan pokoknya adalah Rp2 juta. Jika kamu merasa pengeluaranmu berlebihan, haruslah mengetahui mana yang harus dipangkas agar cash flow mu stabil.


2. Menabung dan Berinvestasi

Berbicara seputar menabung dan berinvestasi memanglah tiada habisnya. Hal ini karena kamu bisa mendapatkan passive income dengan menabung dan berinvestasi. Oleh sebab itu pentingnya menabung dan berinvestasi sedini mungkin.

Jika sudah berinvestasi dan ingin konsisten, kamu bisa menggunakan tabungan rencana dengan memanfaatkan fitur autodebit. Pilihlah ragam instrumen investasi yang kamu kuasai dan pahami risikonya. Tabungan juga mencakup 3 hal yakni dana pensiun, finansial, dan dana darurat.

Jadi, bila pendapatan Rp5 juta, kamu bisa menyisihkan sebesar Rp1,5 juta. Rinciannya adalah Rp300 ribu dana pensiun, Rp300 ribu dana darurat, Rp500 ribu untuk investasi, serta Rp400 ribu bisa untuk dana liburan.


3. Dana Rekreasi

Bekerja memanglah melelahkan. Oleh sebab itu, jangan pernah melupakan dirimu sendiri setelah pencapaian yang telah kamu capai. Kamu juga harus memikirkan kesenangan untuk dirimu jangan hanya bekerja seperti robot yang tidak kenal lelah tanpa liburan.

Kamu bisa menggunakan setidaknya 20% dari gajimu yang dialokasikan untuk kebutuhan dirimu atau bisa diibaratkan dana nganggur yang dapat dipakai kapan saja. Dengan dana tersebut kamu dapat hangout dengan teman-teman atau rekreasi bersama keluarga.[]


(Rafi Fairuz)

Baca Juga:

Berita terkait
5 Kunci Sukses Mengatur Keuangan
Ada beberapa hal sederhana yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi pengelolaan keuanganmu.
5 Tips Jitu Mengelola Keuangan untuk First Jobber
Untuk meminimalisir terjadinya pemborosan terhadap gaji yang telah didapat, kamu haruslah mengelola dan mengontrol keuangan tersebut.
Masih Sering Stres Karena Uang? Kenali Dahulu Level Keuanganmu!
Menurut Prita Hapsari Ghozie, seorang perencana keuangan, level finansial itu dibagi menjadi 5 tingkatan.
0
Bisa Mapan dengan Gaji Rp5 Juta, Bagaimana Caranya?
Ada juga yang mengatakan bahwa gaji Rp8 juta untuk menghidupi 1 orang anak saja dirasa kurang, namun ada yang beranggapan cukup.