UNTUK INDONESIA
Bertambah 140, Kasus C-19 Menjadi 3.031 di Aceh
Kasus positif Covid-19 di Aceh mrnjadi 3.031. setelah adanya penambahan sebanyak 140 orang pada Selasa, 15 September 2020.
Salah satu petugas medis mengenakan jas hujan plastik dan pelindung wajah rumahan sebagai langkah agar tidak terjadi kontak langsung dengan pasien, Banda Aceh, Aceh, Selasa, 14 April 2020. (Foto: Tagar/Ahmad Mufti)

Banda Aceh - Pasien positif C-19 di Aceh bertambah sebanyak 140 orang pada Selasa, 15 September 2020. Sehingga, secara akumulasi, total pasien C-19 di Tanah Rencong menjadi 3.031 kasus.

Hal tersebut berdasarkan data yang diupdate di website Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, Selasa, 15 September 2020 pukul 16.35 WIB. Dari jumlah itu, 2227 di antara masih menjalani perawatan ataupun isolasi mandiri, 700 sudah sembuh dan 104 meninggal dunia.

Data tersebut juga menyebutkan, 140 pasien tambahan itu tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Aceh. Rinciannya adalah, Kota Banda Aceh menjadi daerah penyumbang terbanyak, yakni 51 orang.

Kemudian, Kabupaten Aceh Besar bertambah sebanyak 36 orang, Simeulue 28 orang, luar daerah 6 orang, Sabang 4 orang dan Aceh Barat 3 orang.

Kemudian, Kabupaten Aceh Timur, Pidie, Pidie Jaya dan Lhokseumawe masing-masing bertambah sebanyak 2 orang. Lalu, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Bireuen dan Nagan Raya masing-masing bertambah sebanyak 1 orang.

Kota Banda Aceh menjadi daerah penyumbang terbanyak, yakni 51 orang.

Sementara, PDP saat ini berjumlah sebanyak 459 orang. Dari jumlah ini, 71 orang masih dalam perawatan atau isolasi mandiri, 271 dinyatakan sembuh, dan 17 orang meninggal dunia.

Sebelumnya, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan C-19 Aceh, Saifullah Abdulgani menjelaskan, melonjaknya kasus-kasus baru belakangan ini karena proses tracing terus dilakukan di kabupaten/kota.

Disebutkan Saifullah, setiap satu orang C-19 yang ditracing ditemukan dua atau tiga kasus baru yang merupakan kontak eratnya. Mereka ikut terinfeksi karena kontak erat, tinggal serumah, satu ruangan kerja, dan tidak memakai masker.

Baca juga:

“Sosialisasi pemakaian masker dilakukan secara dramatis dan masif supaya kesadaran pemakaian masker itu pun menjadi masif di seluruh Aceh,” kata dia.

Ia menjelaskan, kasus-kasus baru C-19 akan terus bertambah bila belum tumbuh kesadaran bersama, bahwa C-19 bisa dilawan dengan cara sangat sederhana. Menurunya, virus ini tak leluasa menular apabila semua orang disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Semua harus disiplin, seperti mencuci tangan dengan sabun, tidak berkerumun, menjaga jarak antarsesama, dan memakai masker seperti pakaian yang wajib dikenakan sehari-hari,” tutur Saifullah. []

Berita terkait
Pasien Kecelakaan Positif, Tim Medis Aceh Diisolasi
Belasan tenaga medis di Aceh melakukan isolasi mandiri setelah bersentuhan langsung dengan pasien yang positif corona.
Curi Uang Melalui ATM, Seorang Pria di Aceh Dibekuk
MF ditangkap karena mencuri uang melalui kartu ATM milik Turchamun Dahriansyah, 29 tahun, warga Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Aceh.
Kronologi Polisi Gagalkan 38 Kg Sabu di Aceh Tamiang
Polisi berhasil menggagalkan penyelundupan 38 kilogram sabu dan ratusan pil ektasi di Aceh Tamiang.
0
BPCB Jawa Timur Kecam Penggalian Liar Cagar Budaya di Malang
BPCB Jawa Timur mengecam adanya penggalian liar diduga benda cagar budaya oleh kelompok orang di Desa Ngawonggo, Kabupaten Malang.