UNTUK INDONESIA
Berat Badan Naik, Pemain PSIS Didenda Rp 5 Juta
Pemain PSIS Semarang tetap menjalani latihan mandiri selama liburan. Bila berat badannya naik lebih dari 1 kg, pemain didenda Rp 5 juta.
Pemain PSIS Semarang tetap menjalani latihan mandiri selama liburan. Mereka harus mengirim video latihan ke pelatih setiap hari. Bila berat badannya naik lebih dari 1 kg setelah liburan, pemain didenda Rp 5 juta. (Foto: Tagar/Yulianto)

Semarang - PSIS Semarang telah meliburkan pemain selama dua pekan sejak 23 Maret 2020. Selama liburan mereka tetap menjalani latihan mandiri. Namun pemain diperingatkan bila sampai berat badan mengalami kenaikan akan dikenai denda Rp 5 juta.

Pemain tetap mendapat pengawasan ketat selama liburan dari klub yang menyikapi kebijakan dihentikannya Shopee Liga 1 2020 oleh PSSI, per Minggu, 22 Maret 2020. Selama liburan, pemain harus mengirim video latihan mandiri mereka setiap pagi dan sore. 

Ini untuk memastikan mereka menjalani latihan di rumah. Selain itu, latihan yang dijalani sesuai program yang diberikan pelatih fisik atau tidak. Jadi liburan yang diberikan bukan berarti libur dari latihan.

Kami meminta seluruh pemain mengirimkan video latihan mereka setiap pagi dan sore

"Porsi latihan tetap kami pantau. Kami minta pemain tetap menjaga kebugaran meski saat ini masih libur," kata General Manager PSIS, Wahyu Winarto di Semarang, Selasa, 24 Maret 2020.

"Kami meminta seluruh pemain mengirimkan video latihan mereka setiap pagi dan sore," kata pria yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Semarang ini.

PSIS Tetap Pantau Pemain Selama Liburan

Pemantauan pemain dilakukan secara ketat. Klub bakal memberi sanksi berat jika ada pemain yang tak melaksanakan program latihan mandiri. 

Sanksi juga diberikan kepada pemain yakni berupa denda Rp 5 juta bila berat badan mereka bertambah. Sebelum diliburkan, semua pemain harus ditimbang badan dan itu yang menjadi patokan klub saat mereka selesai liburan dan kembali menjalani latihan.

"Pemain didenda Rp 5 juta jika berat badan mereka naik lebih dari 1 kg dari berat badan terakhir. Untuk itu porsi latihan terus kami pantau," kata Liluk, sapaan akrabnya.

Para pemain PSIS selama libur dua pekan, lanjutnya, tetap diberi tugas untuk melakukan latihan mandiri, menjaga pola makan, dan tidak keluar rumah. Hal ini supaya ketika kembali berkumpul dalam keadaan yang prima untuk mengikuti latihan. Mereka juga harus mengantisipasi kemungkinan terkena Covid-19 dengan tetap di rumah. 

Tim sesungguhnya tetap menjalani latihan saat Liga 1 mengalami penundaan selama 2 pekan ke depan karena wabah virus corona. Namun saat situasi belum membaik dan warga diminta untuk tinggal di rumah, Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan mengumumkan bila kompetisi dihentikan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Manajemen PSIS pun akhirnya meliburkan pemain. 

PSIS yang sudah menjalani 3 laga meraih 2 kemenangan dan 1 kekalahan saat menghadapi Persipura Jayapura. []

Berita terkait
Pemain PSIS Ditimbang Badan Sebelum Liburan
PSIS Semarang meliburkan pemain menyusul dihentikannya sementara kompetisi Shopee Liga 1 2020 akibat pandemi Covid-19.
Tim Tak Komplet, PSIS Semarang Latihan Tertutup
PSIS Semarang kembali menjalani latihan meski secara tertutup selama libur kompetisi Shopee Liga 1 2020. Namun tidak semua pemain hadir latihan.
PSIS Semarang Minta Pemain Isolasi Diri
Pemain PSIS Semarang diminta mengisolasi diri di rumah selama penundaan kompetisi Shopee Liga 1 2020. Ini untuk hindari terpapar virus corona.
0
Berat Badan Naik, Pemain PSIS Didenda Rp 5 Juta
Pemain PSIS Semarang tetap menjalani latihan mandiri selama liburan. Bila berat badannya naik lebih dari 1 kg, pemain didenda Rp 5 juta.