UNTUK INDONESIA
Benang Layangan Kerap Bikin Celaka di Yogyakarta
Banyak postingan di media sosial soal benang layangan membuuat celaka, khususnya pesepeda motor di Yogyakarta.
Postingan korban benang layangan di Yogyakarta di grup Facebook. (Foto: Istimewa)

Yogyakarta - Mengisi waktu luang saat pandemi Covid-19 seakan tiada habisnya. Setelah bersepeda banyak digandrungi masyarakat, kali ini muncul tren main layangan. Namun jika salah tempat bermain layangan bisa membahayakan para pengguna jalan terutama pengguna sepeda motor.

Informasi soal seorang pengendara yang luka akibat benang gelasan layang-layang bahkan viral di sejumlah akun media sosial. Seperti postingan di media sosial Facebook Info Cegatan J0gjakarta yang dibagikan oleh Jovi Moorenda dengan keterangan sebagai berikut.

"Sebenarnya main layangan itu gak dilarang, cuma mbokyaa ngerti aturan. Jangan main di jalan raya, membahayakan pengendara motor. Barusan saya kena senar layangan pas melintas naik motor di daerah kambangan kotabaru, Yogyakarta. Reflek saya berhenti kalau tidak mungkin lukanya lebih dalam lagi".

Ada lagi akun Andry Ya Andry yang membagikan postingan di Grup IKKJ Info Kecelakaan dan Kriminalitas Jogjakarta yang menulis, "Sepeda rung rampong iki opo meneh. Py jal nek wes ngono lha untung msh diberi keselamatan. Ngapunten nek ganggu postingane. Pripon kebijakane" (Sepeda belum selesai sekarang apa lagi. Gimana coba seperti ini, untung masih diberi keselamatan. Mohon maaf kalau mengganggu postingannya, gimana kebijakannya). Postingan tersebut dilengkapi foto leher dan tangan yang berdarah, yang menandakan terkena benang layangan.

Korban benang layangan di YogyakartaPostingan korban benang layangan di Yogyakarta. (Foto: Grup Facebook)

Postingan serupa di grup Facebook info cegatan jogja akun Vita Maysa. Dia menulis juga dilengkapi bagian tubuh yang tersayat benang layangan. Berikut postingannya: "Tadi sore saya naik motor bersama anak saya lewat ringroad selatan tiba-tiba ada senar ngenain leher saya, untungnya bisa segera aku lepas senarnya, dan alhamdulillah masih diberi keselamatan dan gak sampai jatuh dari motor.

Hati-hati lur, lagi musim yang mainan layangan jd pada kurang hati-hati mainnya, jadi udah ada beberapa korban yang kena goresansenar layangan".

Benang layangan juga bisa membuat seseorang meninggal dunia. Seperti seorang pengendara sepeda motor di Solo, Jawa Tengah meninggal setelah lehernya tersayat benang layangan pada Kamis, 11 Juni 2020. Korban tersangkut benang layangan hingga benangnya putus.

Ya memang harus dilarang kalau main layangan di tempat orang lewat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda DIY Komisaris Besar Polisi  Yuliyanto ikut menanggapi hal tersebut. Menurutnya, bermain layangan identik dilakukan oleh anak-anak. Sementara bagi orang dewasa, bermain layangan menjadi kegiatan nostalgia.

Namun begitu, ada baiknya bermain layangan di tempat yang tepat dan tidak membahayakan orang lain terutama pengendara sepeda motor. Yuli mengingatkan warga untuk tidak bermain layang-layang di jalanan umum.


Postingan korban benang layangan di YogyakartaPostingan korban benang layangan di Yogyakarta (Foto: Grup Facebook)

"Bermain layangan memang tidak dilarang. Namun karena sudah banyak kecelakaan yang menimpa pengendara motor akibat senar layangan yang putus. Jadi lebih baik bermain di tempat yang pas misalnya di lapangan luas, sawah," katanya kepada Tagar, Selasa, 30 Juni 2020.

Yuliyanto mengimbau agar para orang tua memperhatikan anak-anaknya saat bermain layangan. "Kepada orang tua tolong awasi anak anaknya. Jangan biarkan anak-anak bermain layangan di jalanan, kan sebenarnya bukan sarana untuk bermain tapi itu tempat lalu lintas umum," ucapnya.

Yuli, sapaan akrabnya, mengatakan, benang layang-layang yang putus di jalanan juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Hal itu berpotensi besar membahayakan nyawa seseorang.

"Saat ada kendaraan lain lewat tapi tidak tahu ada benang akhirnya kena leher dan sebagainya, bisa luka itu orangnya. Ya memang harus dilarang kalau main layangan di tempat orang lewat," katanya. []

Berita terkait
Main Layang-layang, Pemain Brasil Tewas Kesetrum
Pemain lokal Brasil, Kaio Felipe Santos Silva, mengalami nasib tragis. Dia meninggal karena kesetrum listrik saat bermain layang-layang.
HUT RI, Langit Jeneponto Dihiasi Layangan Khas Jeneponto
alam rangka Perayaan HUT RI Ke-74 Pemerintah Kabupaten Jeneponto mengadakan lomba menaikkan layang-layang
Polda DIY: 48 Kasus Kecelakaan Sepeda, 4 Meninggal
Polda DIY menyebut selama Maret-Mei 2020 terjadi 48 kecelakaan yang melibatkan sepeda ontel. Dari jumlah itu, 4 meninggal.
0
Benang Layangan Kerap Bikin Celaka di Yogyakarta
Banyak postingan di media sosial soal benang layangan membuuat celaka, khususnya pesepeda motor di Yogyakarta.