Belasan Pendeta HKBP Datangi Badan Otorita Danau Toba

Sejumlah pendeta Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dari Distrik III Toba mendatangi Badan Pelaksana Otorita Danau Toba.
Direktur Keuangan Umum dan Komunikasi Publik BPODT, Bambang Cahyo Murdoko, bersama tokoh agama Kristen usai diskusi soal perkembangan di Kawasan Pariwisata Super Prioritas Toba Caldera Resort. (Foto: Tagar/Ist)

Toba - Sejumlah pendeta Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dari Distrik III Toba, mendatangi Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) di Tourist Information Center (TIC) The Kaldera Toba, Sumut, Kamis, 1 Oktober 2020.

Mereka ke sana dipimpin Pdt Tumpak Siahaan STh, untuk mengetahui berbagai perkembangan di Kawasan Pariwisata Super Prioritas Toba Caldera Resort (TCR).

Direktur Keuangan Umum dan Komunikasi Publik BPODT, Bambang Cahyo Murdoko menerima kunjungan rombongan para agamawan itu.

Ikut datang Pdt Renova J Sitorus yang merupakan Praeses HKBP Distrik Distrik IV Toba (Humbang Hasundutan), dan Pdt Mangatur Manurung, Praeses HKBP Borneo.

Pdt Tumpak mengatakan, kunjungan rombongannya ke BPODT untuk meminta penjelasan terkait berbagai perkembangan Kawasan Pariwisata Super Prioritas Toba Caldera Resort (TCR).

Menurut dia, banyak informasi positif yang ingin mereka dapatkan, serta meluruskan jika ada informasi negatif tentang pembangunan kawasan pariwisata ini.

"Kami selaku pendeta HKBP, terpanggil untuk meluruskan informasi miring tentang kebijakan dan program pemerintah yang telah, sedang, dan akan dilakukan oleh BPODT," ungkapnya.

BPODT terus melakukan berbagai upaya untuk menjalankan tugas tersebut dengan tetap melibatkan tokoh masyarakat sekitar

Pdt Mangatur Manurung menekankan, pada prinsipnya gereja sangat mendukung program pemerintah membangun kawasan pariwisata Danau Toba.

Untuk itu, bersama para pendeta lainnya, akan berupaya menjelaskan kepada jemaat terkait informasi pembangunan pariwisata Danau Toba oleh BPODT.

"Oleh karenanya, informasi tentang BPODT adalah sangat penting bagi kami dalam melakoninya. Saya sendiri asli dari Motung, saya tahu masih ada sedikit permasalahan dengan masyarakat. Tetapi secara keseluruhan masyarakat mendukung pengembangan yang dilakukan oleh BPODT," ujarnya.

Bambang menyampaikan penghargaan yang tinggi atas inisiatif para pendeta datang ke BPODT.

Bambang kemudian menjelaskan bahwa BPODT mendapatkan mandat dari pemerintah untuk melakukan pengembangan kawasan pariwisata di Danau Toba.

"Saat ini, BPODT terus melakukan berbagai upaya untuk menjalankan tugas tersebut dengan tetap melibatkan tokoh masyarakat sekitar," katanya.

Pertemuan berlangsung akrab dan diisi dengan berbagai pertanyaan seputar pengembangan kawasan TCR. []

Berita terkait
Universitas HKBP Siantar Kembangkan Pembelajaran Online
Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, menjalankan kurikulum pendidikan tinggi sesuai kebutuhan era industri 4.0.
Midian Sirait Ajak HKBP Bantu Pemerintah Atasi C-19
Pendeta Midian KH Sirait MTh mengajak jemaat HKBP mendukung pemerintah memutus penyebaran Covid-19.
Peluncuran Buku SAE Nababan Teolog Kesohor dari HKBP
Buku catatan perjalanan Dr Soritua Albert Ernst Nababan berjudul "Selagi Masih Siang" akan diluncurkan pada Sabtu, 15 Agustu 2020.
0
Pengamat: Laksamana Yudo Margono Layak jadi Panglima TNI
Pengamat Intelejen Pertahanan dan Keamanan Ngasiman Djoyonegoro mengatakan Yudo Margono layak menjadi Panglima TNI gantikan Hadi Tjahjanto.