UNTUK INDONESIA
Begini Mencegah Sakit Kepala Saat Puasa
Tubuh tidak mendapat asupan makan dan minum selama 12 jam saat puasa. Dampaknya pada kesehatan. Satu di antaranya sakit kepala.
Ilustrasi (Foto: pixabay)

Jakarta - Ketika kita sakit kepala saat sedang berpuasa, apa yang harus kita lakukan. Saat berpuasa, tubuh kita tidak mendapat asupan makan dan minum selama 12 jam. Dampaknya pada kesehatan pun beragam, bisa positif dan negatif.

Positifnya, selain ibadah di bulan Ramadan, puasa juga kerap dikaitkan dengan usaha menurunkan berat badan. 

Tak cuma itu, puasa juga mengistirahatkan saluran pencernaan selama belasan jam tersebut. Kondisi ini menyehatkan bagi saluran cerna Anda.

Selain itu, puasa juga dapat menurunkan tekanan darah dan kadar gula darah dalam tubuh. Pada satu sisi, dampaknya baik bagi kesehatan, namun di satu sisi lainnya, puasa kerap menyebabkan dehidrasi hingga sakit kepala atau pusing.

Penyebabnya pun beragam, mulai dari kurang tidur, tekanan darah yang turun, kurang makanan bergizi saat sahur dan buka puasa, hingga kekurangan cairan atau dehidrasi. 

Kondisi ini tentunya tak cuma mengganggu ibadah, tetapi juga aktivitas sehari-hari yang membutuhkan tenaga dan pikiran.

Untuk mencegah sakit kepala selama puasa, Tagar merangkumnya untuk Anda, dikutip dari situs kesehatan Health Central, Senin, 6 Mei 2019.

Tidur Cukup

Kekurangan tidur bisa menjadi faktor Anda mengalami sakit kepala. Tak hanya saat puasa, kurang tidur di hari biasa pun bisa menyebabkan kepala pusing. Apalagi ketika puasa  harus bangun dini hari untuk sahur dan melanjutkan bekerja. Tidurlah dengan cukup selama tujuh hingga delapan jam untuk mencegah rasa pusing.

Cukup Minum Air Putih

Meskipun selama puasa tak bisa memberikan asupan cairan dalam tubuh selama belasan jam, tetapi kecukupan cairan juga penting dan bisa diakali. Sebab, kekurangan cairan bisa menyebabkan dehidrasi dan lemas ketika puasa. Minumlah air putih yang cukup sebanyak delapan gelas per hari. Anda bisa memulai rumus 3-2-3, yakni tiga gelas saat sahur, dua gelas setelah berbuka, dan tiga gelas lagi sebelum tidur.

Hindari Kafein dan Pemicu Sakit Kepala

Selama puasa, dianjurkan tidak mengonsumsi atau membatasi asupan kafein dalam tubuh. Sebab tak jarang ketika kecanduan kopi, Anda bisa mengalami sakit kepala saat puasa. Kafein juga membuat tubuh Anda cepat mengalami dehidrasi. Pemicu sakit kepala lainnya antara lain makanan tinggi tyramine, nitrat, pemanis buatan, atau makanan jeruk bisa menjadi penyebab sakit kepala.

Kelola Stres

Cobalah menghindari stres yang tidak semestinya dan mengarah terjadi selama puasa. Bisa jadi, ada perilaku stres yang dapat memicu serangan migrain. Mengepalkan rahang, memicing, menangis, dan ketegangan otot di wajah, leher, dan bahu semuanya bisa menjadi faktor sakit kepala Anda.

Selamat mencoba []

Baca juga:

Berita terkait
0
Aksi Barbar Debt Collector di Kantor Grab Yogyakarta
Sebelum bentrok, puluhan DC datang ke kantor Grab Yogyakarta penuh emosi. Mereka mengamuk dan memukul staf.