UNTUK INDONESIA
Batuk di Bus, Pria Misterius Meninggal di RSUD Wates
Penumpang bus diturunkan setelah batuk-batuk. Setelah dirawat di RSUD Wates, Kulon Progo, pria misterius itu meninggal dunia.
Penumpang bus diturunkan di Terminal Wates Kulon Progo dievakuasi ke RSUD Wates. (Foto: Istimewa)

Kulon Progo - Seorang penumpang bus diturunkan di Terminal Wates karena memiliki gejala batuk-batuk. Pria berusia sekitar 50 tahun ini kemudian dirawat di RSUD Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Setelah sempat dirawat beberapa hari, ternyata takdir berkata lain. Pada Jumat, 24 Juli 2020 sekitar pukul 07.21 WIB, penumpang misterius yang akan menuju Bekasi, Jawa Barat ini dinyatakan meninggal dunia. Dia diturunkan dari bus pada Senin, 20 Juli 2020 sekitar pukul 16.00 WIB.

Kasubag Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jefry, mengatakan, setelah mendapatkan laporan adanya seorang pasien misterius yang meninggal, tim Inafis Polres kemudian mendatangi ke RSUD Wates untuk keperluan identifikasi. Namun dari hasil pengecekan dari sidik jari, identitasnya tidak diketahui.

“Dia masih mister X. Kami sudah lakukan pemeriksaan termasuk dengan memeriksa sidik jari, namun identitasnya tetap belum diketahui. Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial terkait dengan pemakamannya,” ungkap Jefri.

Namun kami pastikan jika lelaki tanpa identitas itu meninggal bukan karena tertular atau disebabkan oleh Covid-19.

Humas Tim Covid-19 RSUD Wates, Albertus Prasetya Sunuwata, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun dipastikan, penumpang tersebut meninggal bukan disebabkan oleh Covid-19.

"Memang benar kami sempat merawat pasien tersebut. Namun kami pastikan jika lelaki tanpa identitas itu meninggal bukan karena tertular atau disebabkan oleh Covid-19," ucap Sunu, di Kulon Progo, Jumat, 24 Juli 2020.

Naik dari Terminal Giwangan Yogyakarta

Pria misterius ini merupakan penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang naik dari terminal Giwangan Yogyakarta dengan tujuan ke Bekasi. Dalam perjalanan, penumpang yang lainnya merasa tidak nyaman karena lelaki tersebut mengalami batuk-batuk.

Di salah satu lengan tangan, diketahui juga terdapat bekas perawatan medis yang terlihat dari adanya perban menempel. Setelahnya penumpang tersebut diturunkan di Terminal Wates. Setelah turun, relawan segera melakukan evakuasi dengan memakai protokol kesehatan Covid-19 dan melarikannya ke RSUD Wates.

Dari pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas kepolisian, ditemukan adanya uang tunai senilai Rp 306.000. Selain itu juga ada sejumlah obat-obatan dari RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi yang dikeluarkan tanggal 15 Juli 2020. Dari kertas label obat dan tiket bus PO Murni Jaya dengan tujuan Yogyakarta tertanggal 19 Juli 2020 atas nama Pardi. []

Berita terkait
Pria Tanpa Identitas Meninggal di Terban Kudus
Pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di teras rumah kosong di Desa Terban, Jekulo, Kudus. Diperkirakan tewas 6 jam sebelumnya.
Yogyakarta Tambah 23 Kasus Corona, 3 PDP Meninggal
Yogyakarta per 24 Juli 2020 ada penambahan 23 pasien baru corona, terbanyak dari Bantul dengan 15 orang. Selain itu dilaporkan 3 PDP meninggal.
3 Orang Sembuh Corona, 1 PDP Meninggal di Yogyakarta
Gugus Tugas DIY melaporkan per 20 Juli 2020 terdapat tiga pasien corona sembuh, 1 PDP meninggal dan tambahan kasus baru enam pasien.
0
Bagaimana Cara Mempopulerkan Citra Kuliner ala Thailand?
Indonesia perlu banyak mempelajari langkah-langkah yang dilakukan Thailand dalam menaikkan citra kuliner khas negaranya.