Baru Sehari, Jembatan Kemayoran Ambruk

Jembatan Lengkung Utan Kota Kemayoran diresmikan Sabtu, 21 Desember 2019. Keesokan harinya jembatan ambruk.
Jembatan gantung hutan kota Kemayoran, Jakarta Pusat, diresmikan Sabtu, 21 Desember 2019, sehari kemudian ambruk. (Foto: Pos Kota/Istimewa)

Jakarta - Jembatan Lengkung Utan Kota Kemayoran diresmikan Sabtu, 21 Desember 2019. Keesokan harinya jembatan tersebut ambruk. Hal ini dibenarkan Kepala Kepolisian Sektor Pademangan Jakarta Utara Joko Handoko.

"Terkait robohnya jembatan, benar. Sekira pukul 16.00 WIB. Penyebab robohnya masih dalam penyelidikan," ujar Joko seperti diberitakan Antara, Minggu, 22 Desember 2019. Tidak ada korban jiwa, baik dari pengunjung maupun pekerja yang ada di kawasan itu.

Jembatan Lengkung Utan Kota Kemayoran direncanakan menjadi tempat ikonik kawasan tersebut. Saat ini jembatan masih dalam proses pengerjaan kembali dan belum bisa difungsikan untuk pengunjung. 

Foto jembatan ambruk tersebut viral di media sosial. Tampak reruntuhan jembatan berwarna kuning-biru, jatuh ke danau yang berada di tengah Hutan Kota, Kemayoran. Sebelum ambruk, jembatan tersebut sedang dalam proses pengerjaan akhir dan baru dicor.

Robohnya masih dalam penyelidikan.

Jembatan Kemayoran
Jembatan gantung hutan kota Kemayoran, Jakarta Pusat, diresmikan Sabtu, 21 Desember 2019, sehari kemudian ambruk. (Foto: Pos Kota/Istimewa)

Pada hari yang sama, Direktur Perencanaan Pusat Pengelola Kompleks Kemayoran (PPKK) Riski Renando mengatakan Jembatan Lengkung masih dalam proses penyelesaian pekerjaan dan belum digunakan.

"Jembatan lengkung tersebut belum dibuka untuk umum," kata Riski.

Proses penyelesaian pekerjaan ditandai dengan adanya pembatas khusus di kedua sisi jembatan sebagai tanda larangan agar pengunjung tidak menaiki dan tidak melewatinya.

"PPK Kemayoran sangat prihatin dengan peristiwa ini. Namun, kami masih bersyukur bahwa dalam peristiwa tersebut tidak ada masyarakat yang menjadi korban," ujar Riski.

Riski mengatakan PPK Kemayoran bersama pihak berwenang masih mendalami penyebab robohnya jembatan. Ia memastikan area Utan Kemayoran merupakan lokasi yang aman untuk kegiatan rekreasi masyarakat Jakarta.

Meminta Maaf

Senin, 23 Desember 2019, Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran) berjanji akan menyelesaikan masalah Jembatan Lengkung di area Utan Kemayoran yang ambruk.

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran, Medi Kristianto, menyatakan sangat prihatin dan meminta maaf kepada masyarakat atas peristiwa tersebut.

“Kami akan menyelidiki penyebab robohnya jembatan lengkung di area Utan Kemayoran yang roboh pada hari Minggu, 22 Desember 2019 pada siang hari,” ujar Medi. Ia masih bersyukur karena dalam peristiwa tersebut tidak ada masyarakat yang menjadi korban.

Medi menyatakan pihaknya telah memanggil dan bertemu kontraktor, konsultan perencana, dan konsultan pengawas pembangunan jembatan yang ambruk. []

Lihat foto:

Berita terkait
Target Menteri Basuki untuk Jembatan Pulau Balang II
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono telah memberikan target untuk pembangunan Jembatan Pulau Balang II di akhir 2020.
Kemolekan Jembatan Gantung Situ Gunung, Sukabumi
Jembatan Gantung Situ Gunung yang berada di Sukabumi menjadi terpanjang se-Asia dan sempat viral di linimasa.
Rangka Jembatan Singkil-Aceh Selatan Akan Rampung
Penyelesaian jembatan rangka baja kilangan Aceh Singkil, Aceh akan tuntas pada 26 Desember 2019 mendatang.
0
Pulihkan Ekonomi, Kementerian PDTT Dukung Work From Bali
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mendukung program pemerintah work from Bali dalam rangka memulihkan ekonomi yang terdampak pandemi Covid.19