Indonesia
Asal Usul Kurma Ajwa Makanan Favorit Nabi
Kurma Ajwa sering kali menjadi oleh-oleh jemaah haji Indonesia sepulangnya dari ibadah umrah dan naik haji di Tanah Suci, Mekah.
Kurma kaya akan mineral dan gula alami yang bisa meningkatkan energi dalam tubuh. (Foto : organicfoods.com.au)

Jakarta - Kurma Ajwa sering kali menjadi oleh-oleh jemaah haji Indonesia sepulangnya dari ibadah umrah dan naik haji di Tanah Suci, Mekah. 

Di Madinah, Arab Saudi, kurma Ajwa yang sering disebut Kurma Nabi ini menjadi makanan yang paling banyak dicari. Atusiasme jemaah, khususnya dari Indonesia mencari Kurma Nabi sangat tinggi.

Kurma Ajwa patertama kali ditanam oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lokasinya di tanah bersebelahan dengan Masjid Quba, Madinah. Mulai saat itu Kurma Ajwa identik dengan Kurma Nabi. 

Kurma Ajwa banyak manfaat bagi kesehatan. Selain mengandung vitamin A, kurma juga mengandung kalsium dan zat besi. Kebiasaan Nabi Muhammad SAW jika berbuka puasa adalah memakan buah kurma.

Adapun nama Ajwa diambil dari nama anak Salman Alfarisi, seorang Nasrani yang akhirnya masuk Islam. Dia mewakafkan lahan kurmanya untuk perjuangan Islam.

Untuk mengenang jasa-jasanya itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, akhirnya menamakan kurma yang dimakannya saat berbuka puasa sebagai Kurma Ajwa. Itulah asal usul kurma itu disebut Kurma Ajwa, dan juga Kurma Nabi.

Dalam Al Quran dan hadis Nabi disebutkan manfaat makan kurma. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan bagi para istri yang mengandung untuk makan buah kurma. Alasannya, agar anak yang akan dilahirkan kelak menjadi anak penyabar, bersopan santun serta cerdas. Dulu, makanan Siti Maryam takkala melahirkan Nabi Isa adalah buah kurma Ajwa.

Dikisahkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, mengajurkan seseorang untuk mengkonsumsi tujuh butir buah kurma ajwa setiap pagi. Sebab, Nabi Muhammad SAW merasakan manfaat mengonsumsi kurma Ajwa secara rutin.

Kurma Nabi atau Kurma Ajwa memiliki tekstur yang halus saat dimakan jenis kurma ini sangat disukai oleh Nabi Muhammad SAW. Seperti yang tertulis dalam hadis: "Barangsiapa mengonsumsi tujuh butir kurma Ajwah pada pagi hari, maka hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir." (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Mengandung Banyak Vitamin

Ahli kedokteran menyebut unsur zat besi dan kalsium yang terdapat di dalam buah kurma adalah unsur yang sangat berguna, untuk membentuk dan menambah kandungan air susu ibu. Lebih dari itu, juga membantu pertumbuhan anak-anak dan sumsum tulangnya akan berkembang dengan baik.

Kurma Ajwa punya tekstur daging buah yang lembut. Kurma favorit Nabi ini yang dikeringkan berwarna cokelat gelap. Kurma ajwa mengandung protein, karbohidrat, serat, dan lemak baik.

Kemudian di dalam buah kurma ajwa juga ada vitamin A, B6, C, E, dan K. Ada juga mineral seperti kalsium, potasium, magnesium, fosfor, sodium, zat besi, zink, tembaga, mangan, dan selenium.

1. Kelancaran pencernaan.

Serat dalam kurma ajwa bisa membantu membersihkan sistem pencernaan.Sehingga usus besar bekerja dengan baik.

2. Kesehatan jantung.

Serat juga menjaga kesehatan jantung.

3. Menurunkan tekanan darah.

Magnesium banyak terkandung di dalam kurma Ajwa, zat ini bisa membantu menurunkan tekanan darah.

4. Kesehatan otak.

Sebuah penelitian menunjukkan kalau vitamin B6 bisa membantu kerja otak. Kurma ajwa juga mengandung vitamin B6 yang melimpah.

5. Kesehatan dan kekuatan tulang.

Mineral di dalam kurma ajwa bisa menguatkan tulang dan melawan rasa sakit akibat osteoporosis.

Selain lima manfaat ini, masih banyak lagi manfaat kesehatan mengonsumsi kurma ajwa. Semisal, baik untuk penderita anemia, menambah kesehatan sistem saraf, bahkan melancarkan persalinan. []

Baca juga:







Berita terkait
0
Tuding FPI, Tagar Tangkap Abu Janda Trending
Buntut kicauannya yang menuding FPI ikut menyerbu asrama mahasiswa Papua di Surabaya, tagar tangkap Abu Janda trending di media sosial.