Apakah Kipas Angin Berbahaya? Inilah Faktanya

Permasalahannya adalah kipas angin dapat mengedarkan partikel-partikel debu dan potensi alergen lainnya yang bisa menyebabkan iritasi.
Kipas Angin (Foto: Tagas/Freepik)

Jakarta - Di saat cuaca sedang panas, kipas angin tentunya bisa menjadi 'penyelamat'. Angin yang dihasilkan dari kipas dapat membuat udara di ruangan tak lagi panas sehingga Anda menjadi lebih nyaman untuk beraktivitas atau hanya sekadar bersantai.

Selain digunakan di siang hari saat cuaca panas, banyak orang memilih untuk tidur dengan kipas angin yang menyala. Alasannya cukup sederhana, agar tidur lebih nyenyak karena tidak kepanasan. Namun, adakah dampak kesehatan jika selalu tidur pakai kipas angin?

Faktanya, tidur dengan kipas angin menyala dapat membawa manfaat positif untuk sebagian besar orang. Namun, bagi mereka yang memiliki alergi dan asma, sebaiknya mewaspadai bahaya kipas angina.

Permasalahannya adalah kipas angin dapat mengedarkan partikel-partikel debu dan potensi alergen lainnya yang bisa menyebabkan iritasi. Perlu diketahui, tungau debu adalah pemicu alergi yang paling umum akibat tidur pakai kipas angin.

Partikel tersebut dapat melekat hingga ke langit-langit kamar. Untuk itu, bersihkan bilah kipas secara rutin, terutama yang sudah berdebu.

Berikut adalah dampak memakai kipas angin secara berlebihan yang telah dirangkum.


1. Mencetuskan Reaksi Alergi

Tak hanya membuat udara bersirkulasi, bahaya kipas angin juga dapat mensirkulasikan debu, tungau, serbuk sari tanaman, dan bahan alergen (pencetus alergi) lainnya di dalam kamar.

Menghirup berbagai alergen ini dapat mencetuskan timbulnya reaksi alergi, seperti bersin, hidung meler, mata berair, tenggorokan gatal, atau gangguan pernapasan.


2. Kekurangan Cairan

Dehidrasi bisa terjadi akibat tidur dengan menggunakan kipas angin. Pasalnya, cuaca dingin dari kipas akan menyerap cairan tubuh. Ketika cairan sudah terserap, tubuh menjadi lemah sehingga menyebabkan organ tubuh tidak bekerja dengan baik.

Untuk mengatasinya, Anda bisa perbanyak minum air putih. Namun, bangun tidur hanya untuk minum tentu dapat mengganggu kualitas tidur Anda.


3. Mata dan Kulit Kering

Tak hanya hidung dan tenggorokan, bahaya tidur pakai kipas angin juga bisa membuat mata dan kulit menjadi kering. Mata yang kering akan memudahkan terjadinya iritasi.

Sementara itu, kulit kering akan lebih rentan terhadap kuman dan penyebab penyakit lainnya. Penampakan kulit pun menjadi lebih cepat terkesan tua karena garis-garis kulit menjadi lebih kentara.


4. Nyeri Otot

Salah satu bahaya tidur pakai kipas angin adalah timbulnya nyeri pada otot. Sirkulasi udara yang dingin dapat membuat Anda lebih rentan mengalami kontraksi otot. Jika Anda telah memiliki nyeri otot sebelumnya, maka gejala nyeri dan kram otot yang Anda alami akan semakin parah.[]

(Erlangga)

Baca Juga:

Berita terkait
5 Manfaat Berhubungan Intim Bagi Kesehatan
Pasangan suami istri yang sering melakukan hubungan intim diyakini memiliki hubungan lebih harmonis.
Cara Menjaga Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19
Masa pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum berakhir oleh karena itu Anda perlu menjaga kesehatan di masa ini. Berikut caranya.
6 Manfaat Menggunakan Masker Tidur untuk Kesehatan
Penutup mata atau masker tidur bisa meningkatkan kualitas tidur, ini adalah solusi sederhana untuk tidur tanpa gangguan.
0
Apakah Kipas Angin Berbahaya? Inilah Faktanya
Permasalahannya adalah kipas angin dapat mengedarkan partikel-partikel debu dan potensi alergen lainnya yang bisa menyebabkan iritasi.